Superskor

Liga Italia

Frank Kessie Pergi, AC Milan Rekrut Permata Portugal, Duet Tonali di Lini Tengah

Permata lini tengah Portugal Renato Sanches tinggal selangkah lagi mendarat ke San Siro untuk menerima pinangan AC Milan.

Penulis: deivor ismanto
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
zoom-in Frank Kessie Pergi, AC Milan Rekrut Permata Portugal, Duet Tonali di Lini Tengah
Jaak Moineau / Hans Lucas / Hans Lucas via AFP
Renato Sanches of Lille OSC in action during the French Cup match between RC Lens and Lille OSC on January 4, 2022 in Lens, France. 

TRIBUNNEWS.COM - Usai meraih gelar Liga Italia, AC Milan harus rela melepas gelandang andalan mereka, Frank Kessie ke Barcelona.

Tak tinggal diam, Rossoneri mampu menemukan pengganti sepadan gelandang asal Pantai Gading itu.

Permata lini tengah Portugal Renato Sanches tinggal selangkah lagi mendarat ke San Siro untuk menerima pinangan AC Milan.

Dilansir Sempre Milan, Rossoneri telah menemui kata sepakat dengan sang pemain dan tinggal menyelesaikan biaya transfer dengan Lille.

Renato Sanches of Lille OSC in action during the French Cup match between RC Lens and Lille OSC on January 4, 2022 in Lens, France.
Renato Sanches of Lille OSC in action during the French Cup match between RC Lens and Lille OSC on January 4, 2022 in Lens, France. (Jaak Moineau / Hans Lucas / Hans Lucas via AFP)

Baca juga: Para Pemain di Tengah Jalinan Mesra Milan dan Madrid, Luka Jovic Gerah, Brahim Diaz Tetap Tak Jelas

Baca juga: Ogah Jadi Badut UCL Lagi, AC Milan Buru Tandem Benzema & Mbappe di Timnas Prancis

Kabar tersebut jelas membuat sang juru taktik Rossoneri, Stefano Pioli sumringah.

Pelatih asal Italia itu adalah handalnya perihal memoles talenta yang mulai meredup.

Dan Renato Sanches memiliki kans besar untuk bersinar bersama AC Milan.

Sempat tampil melejit bersama Benfica, gelandang berusia 24 tahun itu dipinang Bayern Munchen dengan biaya 40 juta euro.

Kesulitan beradaptasi, Renato sempat dipinjamkan ke Swansea City di Liga Inggris sebelum akhirnya dilepas menuju Ligue 1 untuk bermain bersama Lille.

Bersama Lille, Renato mampu menjadi jendral lapangan tengah dan mengantar Lille tampil di Liga Champions.

Namun, itu saja tak cukup untuk talenta seperti Renato Sanches yang menyabet trofi golden boy di tahun 2016.

Pemain Bayern Muenchen Renato Sanches meraih penghargaan Golden Boy 2016.
Pemain Bayern Muenchen Renato Sanches meraih penghargaan Golden Boy 2016. (TUTTOSPORT)

Baca juga: Formasi Mercato Next Milan, Ogah Kembali Jadi Badut di Liga Champions, 4 Pemain Potensial Hengkang

Baca juga: Prediksi Timnas Indonesia vs Kuwait, Kualifikasi Piala Asia 2023: Starting XI, H2H & Komentar STY

Kans untuk memulihkan sihir Renato berada di pundak Stefano Pioli.

Gaya bermain Renato hampir mirip dengan Frank Kessie, ia dapat bermain sebagai pemain nomor 8 dan 10 dengan sama baiknya.

Posturnya yang kekar dan kemampuan dribelnya yang mumpuni membuat ia tak kesulitan untuk mengemban dua tugas di satu laga.

Yaitu sebagai penjegal serangan lawan sekaligus pelayan lini depan Rossoneri.

Dilansir FBref, Renato memiliki akurasi rata-rata umpan pendek sebanyak 86.12 % , catatan duels won-nya juga mentereng yaitu di angka 12.3 per pertandingannya.

Sebuah keberuntungan bagi AC Milan jika mampu memboyong Renato Sanches ke San Siro.

Ia bukan hanya sebagai pengganti Frank Kessie, namun juga sebagai tandem yang pas untuk Tonali dan masa depan lini tengah AC Milan yang banyak diisi pemain muda berbakat.

(Tribunnews.com/Deivor)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Napoli
20
17
2
1
48
12
33
53
2
Inter Milan
20
13
1
6
40
22
14
40
3
Lazio
20
11
5
4
36
11
20
38
4
Atalanta
20
11
5
4
39
15
16
38
5
AC Milan
20
11
5
4
37
15
8
38
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas