Superskor

Nations League

Portugal 0-1 Spanyol : Alvaro Morata Menjawab Kritikan, Luis Enrique Menyebutnya Teladan di Lapangan

Alvaro Morata mendapat kritikan karena dinilai kurang klinis. Dia membuktikan di lapangan, Luis Enrique menyebutnya sosok teladan di lapangan.

Penulis: Deny Budiman
Editor: Muhammad Barir
zoom-in Portugal 0-1 Spanyol : Alvaro Morata Menjawab Kritikan, Luis Enrique Menyebutnya Teladan di Lapangan
MIGUEL RIOPA / AFP
SELEBRASI- Striker Spanyol, Alvaro Morata (kanan) bersama Nico Williams merayakan gol ke gawang Portugal dalam pekan keenam UEFA Nations League A grup 2 di Stadion Municipal, Braga (28/9) dini hari. 

Gol yang dinanti itu lahir dari prakarsa Nico Williams, sang pemain pengganti.

Sebelumnya, banyak pengamat menilai, Nico dipanggil ke timnas hanya dengan tujuan mengamankan masa depannya untuk Spanyol, setelah kakak laki-lakinya Inaki Williams memilih bergabung dengan timnas Ghana.

Tapi perkenalan Nico terbukti menjadi hal yang vital. Di laga kedua untuk tim Matador, winger Athletic berusia 20 tahun ini langsung memberikan perbedaan.

Dua menit di lapangan, dia memaksa kiper Diogo Costa melakukan penyelamatan. Semenit berselang, Costa diuji lagi lewat tembakan Alvaro Morata yang masih bisa ditepisnya.

Dan menit ke-88, gol pun akhirnya tercipta. Bermula dari umpan silang Dani Carvajal ke area kiri, disambut oleh Nico dengan umpan akurat yang disambar oleh Morata yang tak terkawal.

Gawang Portugal pun akhirnya bobol. Dan Matador memastikan lolos ke semifinal.

Itulah gol ke-13 Morata untuk Enrique sejak mantan bos Barcelona itu memimpin Spanyol --yang menjadikannya pemain terproduktif dalam periode tersebut.

Ini juga momen penting lainnya dari Morata, setelah dia mencetak gol di menit-menit akhir melawan Swedia November lalu untuk mengamankan tempat Spanyol di Piala Dunia 2022.
Ketika itu, dia turun dari bangku cadangan kemudian mencetak gol kemenangan pada menit ke-86.

"Kami berjuang sampai akhir. Umpan Nico Williams menjadi kunci. Saat kami harus menunjukkan diri, kami berhasil melakukannya".

"Jika kami kalah, berarti kami harus meninggalkan segalanya di lapangan dan untungnya itu tak terjadi," katanya. (Tribunnews/den)

Direct Points
- Spanyol lolos ke semifinal dengan dramatis
- Morata kembali jadi penentu tim Matador
- Neco Williams cetak assists di laga ke-2 untuk Spanyol

Fernando Santos, Pelatih Portugal
Merasa Hancur
INI kedua kalinya kami kebobolan gol tepat di akhir (setelah kekalahan dari Serbia). Jika kami harus bertahan, kami harus bertahan dengan segalanya. Tapi ini berbeda. Saat melawan Serbia kami mencetak gol tetapi kemudian kami tidak menciptakan peluang lagi. Kami telah banyak berubah sejak saat itu. Namun, tentu saja selalu ada hal yang harus diperbaiki. Para pemain, dan saya merasa hancur di akhir pertandingan.

Luis Enrique, Pelatih Spanyol
Penawar Kesedihan
INI adalah olahraga yang luar biasa di mana kemenangan adalah penawar terbaik untuk kesedihan apa pun. Portugal adalah tim papan atas. Di babak pertama, mungkin terlalu menuntut untuk menguasai bola, dan kami melakukannya. Babak pertama diperlukan untuk menunjukkan bahwa bola adalah milik kami. Di babak kedua saya merasa bahwa gol akan datang. Kami berhasil kembali ke empat besar dan itu adalah kebahagiaan yang luar biasa.

Morata vs Portugal
100% take-on sukses
41 sentuhan
4 menang duel
4 tendangan
3 tendangan akurat
2 Pelanggaran
2 umpan silang
1 gol

Halaman
123
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
19
16
2
1
45
11
29
50
2
Manchester City
20
14
3
3
53
14
33
45
3
Newcastle
20
10
9
1
33
11
22
39
4
Manchester United
20
12
3
5
32
20
7
39
5
Tottenham
21
11
3
7
40
21
9
36
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas