Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Pemerintah Tidak Ikut Campur Masalah KLB PSSI Kata Menpora

Federasi sepakbola Indonesia, PSSI telah memutuskan untuk mempercepat Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar pada Maret 2023.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in Pemerintah Tidak Ikut Campur Masalah KLB PSSI Kata Menpora
Istimewa
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Federasi sepakbola Indonesia, PSSI telah memutuskan untuk mempercepat Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan digelar pada Maret 2023.

PSSI memutuskan mempercepat KLB salah satu alasannya agar pemerintah bisa memberikan izin Liga 1, 2 dan 3 bergulir kembali pasca dihentikan sejak 1 Oktober lalu akibat Tragedi Kanjuruhan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menegaskan soal keputusan KLB tersebut pemerintah tak ikut campur.

Begitu juga dengan Presiden Jokowi yang tak menyinggung KLB dalam pertemuan tadi.

“Enggak (ikut campur-red) jadi pemerintah menyerahkan semuanya kepada PSSI. Silakan PSSI melakukan sesuai dengan ketentuan yang ada kan ada statuta FIFA dan di PSSI ada statutanya dan itu kita tidak ikut campur sama sekali,” kata Menpora Amal usai bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/11/2022).

“Beliau (Presiden) hanya saya laporkan saja. Ya sudah beliau hanya mendengarkan tidak ada apa-apa dan hanya mengingatkan ya sudah pemerintahannya mengikuti saja tidak boleh intervensi tidak boleh campur tangan itu aja,” terangnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menpora Amali kembali mengatakan bahwa semua keputusan PSSI harus dijalani sesuai dengan aturan.

KLB sendiri rencananya diadakan pada Maret 2023. Dalam KLB tersebut agendanya yakni pemilihan Ketua Umum baru dan anggota Exco.

Soal KLB, PSSI pun sudah berkirim surat kepada FIFA.

Sebelum diadakan KLB, sesuai dengan statuta, PSSI lebih dulu membentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP), setelah pembentukan KP dan KBP barulah menggelar KLB.

“Silakan jadi ikut campur tidak apalagi intervensi jadi sama sekali tidak pemerintah menjaga betul kemandirian federasi supaya mereka bisa melaksanakan sesuai dengan apa yang di internal,” pungkas Menpora.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
34
24
7
3
59
22
37
79
2
Borneo FC
34
25
4
5
74
31
43
79
3
Persija
34
22
5
7
65
29
36
71
4
Persebaya
34
16
10
8
61
35
26
58
5
Bhayangkara FC
34
16
5
13
53
45
8
53
Berita Populer
Atas