Menantu Benny Dollo: Papah Sangat Cinta Dengan Sepakbola
Alex sangat kehilangan sosok Benny Dollo yang telah tutup usia pada Rabu (1/2/2023) malam di RSUD Tangerang Selatan.
Penulis:
Abdul Majid
Editor:
Toni Bramantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menantu Benny Dollo, Alex sangat kehilangan sosok Benny Dollo yang telah tutup usia pada Rabu (1/2/2023) malam di RSUD Tangerang Selatan.
Di mata Alex, mendiang Benny Dollo merupakan sosok Ayah yang bertanggung jawab baik di dalam pekerjaan dan keluarga.
Alex menyebut, rasa sayang Benny Dollo kepada sepakbola sama halnya dengan kecintaannya kepada keluarga.
“Kalau Papah sih tidak terlalu banyak bicara di rumah kalau soal bola ya, paling ada beberapa pembicaraan sepakbola Indonesia seperti ini-seperti ini tapi saya tidak bisa jelaskan secara detail,” cerita Alex di Rumah Duka Benny Dollo, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (2/2/2023).
“Tapi yang pasti dia sangat cinta sekali dengan dunianya yang dikerjakan, pertama sama timnya, Persija, Arema, Persita, Pelita Jaya dan banyak lagi dan Papah juga sempat jadi pelatih Timnas kan dua kali,” sambungnya.
“Intinya Papah pada saat melatih itu pribadinya dia, jadi dalam artian pada saat di keluarganya baik, sama tim juga baik. Pada saat di keluarganya bertanggung jawab dan dia juga bertanggung jawab dengan apa yang dia kerjakan,” terang Alex.
Bahkan Alex menceritakan Benny Dollo sebenarnya sudah ingin istirahat dari dunia kepelatihan.
Akan tetapi, masih ada orang-orang yang menginginkan jasanya. Karena kecintaannya kepada sepakbola, Benny Dollo pun sempat terjun melatih kembali.
Seperti diketahui, Benny Dollo memulai karier kepelatihan pada 1983 dengan menukangi klub UMS 80 dan terakhir melatih Sriwijaya FC pada tahun 2016.
Dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih, Benny Dollo banyak menangani klub-klub ternama di Indonesia seperti Pelita Jaya, Arema FC, Persija Jakarta, Persita Tangerang dan Sriwijaya FC.
Kualitas Benny Dollo menangani klub pun membuat dirinya sempat menjadi kepala Timnas Indonesia tahun 2000-2001 dan 2008-2009.
Berbagai prestasi individu dan klub pun banyak ia dapatkan. Yang tak terlupakan Benny Dollo sukses membawa Arema Malang juara Liga Indonesia 2004 dan juara Copa Indonesia tahun 2005 dan 2006.
“Karena kecintaannya dia dengan sepakbola bola. dia sempat ingin keluar dari kepelatihan karena dia ingin ada penerusnya tapi karena mungkin pengetahuan sepakbolanya masih dibutuhkan akhirnya balik lagi,” ujar Alex.