Chelsea vs AFC Wimbledon: Potensi Noni, Ditantang Tim Divisi 2, Kesempatan Noni Madueke Unjuk Gigi
CHELSEA akan memulai perjalanan di Piala Liga Inggris saat menyambut Wimbledon di Stamford Bridge, London, Kamis (31/8) dini hari.
Penulis: Deny Budiman
Editor: Muhammad Barir

TRIBUNNEWS.COM- CHELSEA akan memulai perjalanan di Piala Liga Inggris saat menyambut Wimbledon di Stamford Bridge, London, Kamis (31/8) dini hari.
ChelseaT memasuki kompetisi ini di babak kedua setelah gagal lolos ke Eropa musim lalu, dan akan menghadapi lawan dari divisi dua Liga Inggris.
Pasukan Mauricio Pochettino, Chelsea mengamankan kemenangan pertama mereka di Liga Primer setelah melumat Luton 3-0 (26/8).
Rahem Sterling menjadi bintang kala itu dengan mengemas brace. The Blues pun akan berusaha untuk melanjutkan kemenangan yang sangat mereka butuhkan.
Sementara itu, Wimbledon tidak terkalahkan kompetisi yang berada di kasta keempat di Liga Inggris tersebut. Mereka duduk di urutan kelima di klasemen sementara setelah menang dua kali, dan tiga kali seri.
"The Dons", julukannya, secara mengesankan mengalahkan tim Championship, Coventry untuk mencapai babak kedua ini. Dan mereka bertekad membuat kejutan lebih besar lagi di Stamford Bride.
Bagi Pochettino, laga ini menjadi kesempatan untuk menguji para pemain pelapisnya. Kiper anyar, Djordje Petrovic bisa melakukan debutnya untuk The Blues menggantikan kiper nomor satu, Robert Sanchez.
Dia kemungkinan akan bermain bersama pemain "pinggiran" The Blues seperti Noni Madueke, Ian Maatsen, Lesley Ugochukwu dan Mason Burstow.
Marc Cucurella juga bisa tampil meski banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Manchester United pekan ini. Sementara Romeo Lavia diperkirakan belum melakukan debutnya.
Kiprah Noni Madueke pantas untuk disimak.
Winger berusia 21 tahun ini mendarat di Stamford Bridge dari PSV Eindhoven dengan transfer Rp541 miliar Januari lalu. Pembelian yang tergolong mahal. Namun, dia gagal bersinar sejauh ini.
Selain karena cedera, "Animal", julukannya, juga sulit mendapatkan tempat karena ketatnya persaingan. Praktis, musim lalu dia hanya bermain 12 kali, dengan menyumbang cuma satu gol.
Di era Pochettino, Noni baru mendapat sekali kesempatan bermain. Pemain asal Inggris ini bermain 15 menit saat Chelsea ditekuk West Ham 3-1 (20/8) lalu.
Kiprahnya di Stadion London saat itu cukup memikat. Ada beberapa contoh di mana Noni menerima bola di sisi kanan.
Dan pada momen itulah kelebihannya terlihat. Pemain bernomor-punggung sebelas ini jago dalam situasi satu lawan satu.
Para bek lawan pasti tahu apa yang akan dilakukannya yakni memotong bola dengan kaki kiri favorit untuk masuk ke kotak penalti.
Namun, pengetahuan itu menjadi tidak berguna karena kecepatan, dan dribbling Noni yang terbilang rumit. Dia praktis sulit dihentikan.
Sangat disayangkan, di laga itu Noni gagal mencetak gol. Padahal dia punya peluang setelah berhasil merangsek masuk ke kotak penalti, dan melepaskan tendangan yang masih bisa ditepis kiper Alphonse Areola.
Saat melawan West Ham, pergerakan Noni sedikit terbatas karena Raheem Sterling juga kerap beroperasi sampai ke sayap kanan. Ini memaksa pemain timnas Inggris U-21 itu untuk kerap bergerak ke tengah, di mana ia tidak mampu melukai The Hammers.
Untuk laga dini hari nanti, diharapkan Noni punya area sendiri yang lebih luas. Di mana dia bisa lebih punya banyak kesempatan berkreasi, dan mengeksplorasi bola.
Hasil akhirnya berupa keterlibatan dalam gol, tentu saja perlu ditingkatkan. Tetapi untuk bakat mentah, apa yang bisa dia tawarkan cukup menakutkan.
Menyusul cederanya dua winger Chelsea, Christopher Nkunku, dan Carney Chukwuemeka, ada opsi untuk mendatangkan lagi pemain sayap baru sebelum bursa transfer ditutup 1 September mendatang.
The Blues disebut-sebut kekurangan opsi menyerang untuk mereka mereka yang bermain di belakang sang target man, Nicolas Jackson.
Ketimbang mendatangkan pemain baru, setelah Chelsea merogoh kocek senilai 350 juta pound, maka mengoptimalkan pemain yang ada, rasanya akan jauh lebih baik.
Noni termasuk salah satu pemain potensial yang wajib dioptimalkan lagi.
Jika dia bisa bersinar di laga kontra tim dari kasta keempat dini hari nanti, Pochettino mungkin akan lebih sering lagi menggunakan jasanya di laga-laga berikutnya.
Raih kesempatan ini Noni! (Tribunnews/den)
Direct Points
- Chelsea ditantang tim divisi 2, Wimbledon
- Poch akan rotasi pemain
- Kesempatan bagi Noni Madueke untuk unjuk gigi
Chelsea vs AFC Wimbledon
Potensi Noni
Noni Madueke
21 tahun
1,82 m
Winger kanan
- Dibeli Chelsea dari PSV Eindhoven Rp541 miliar Januari lalu. Baru main 12 kali, 660 menit dengan cetak 1 gol
Djordje Petrovic
23 tahun
1,94 m
Penjaga gawang
- Diperkirakan akan debut. Dibeli Chelsea dari klub MLS, New England Revolutions Rp 192 M di bursa transfer musim panas ini
Piala Liga Inggris
Putaran kedua
Stadion Stamford Bridge, London
Kamis (21/8) dini hari
M-K-S-S-M
Chelsea 3-4-3
Petrovic; Humphreys, Colwill, Cucurella; Gusto, Ugochukwu, Gallagher, Maatsen; Madueke, Burstow, Moreira
S-M-M-S-M
AFC Wimbledon 4-4-2
Tzanev; Ogundere, Lewis, Johnson, Brown; Tilley, Ball, Pell, McLean; Al-Hamadi, Bugiel
1- Kemenangan Wimbledon 2-1 atas Coventry (divisi Championship) di putaran pertama jadi kemenangan pertama mereka di Piala Liga Inggris kontra tim dengan kasta lebih tinggi (kalah 7)
14- Chelsea menang 14 kali dari 15 pertemuan kontra tim dvisi empat, atau yang lebih rendah. Kekalahan terakhir didapat dari Scarborough pada Oktober 1989.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.