Celah Kritik Atas Kemenangan Man United, Aksi Onana Seharusnya Buat Penalti Copenhagen Diulang?
Tetap saja ada celah untuk mengkritik kemenangan yang didapat skuad asuhan Erik ten Hag ini. Haruskan penalti Kopenhagen diulang?
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin

TRIBUNNEWS.COM - Manchester United akhirnya meraih kemenangan perdana di Liga Champions saat menjamu FC Copenhagen di Old Tafford, Rabu (25/10/2023).
Man United menang dengan skor tipis 1-0 berkat gol semata wayang yang dicetak Harry Maguire pada menit 72'.
Kopenhagen sebenarnya mendapat kesempatan untuk menyamakan skor di penghujung pertandingan karena wasit menghadiahkan penalti.
Sayangnya penalti yang dieksekusi Jordan Larsoon itu gagal berbuah gol berkat penyelamatan gemilang dari kiper Man United Andre Onana.
Setelah pertandingan, Harry Maguire dan Andre Onana yang biasanya mendapat cacian dari para fans, kini mendapat hadiah tepuk tangan dari penonton di stadion.
Baca juga: Harry Maguire dan Onana dari Bahan Olok-olokan Kini Jadi Pahlawan, Fan MU Nyanyikan Lagu buat Harry
Penyelamatan dari Onana ini menjadi salah satu momen manis bagi kiper asal Kamerun itu setelah berulang kali disorot gegera membuat blunder yang berujung pada kekalahan MU.
Kemenangan itu memberi United harapan bagi untuk terus maju di Liga Champions musim ini, setelah kalah di kedua pertandingan pembukaan mereka.
Namun demikian, tetap saja ada celah untuk mengkritik kemenangan yang didapat skuad asuhan Erik ten Hag ini.
Seperti disorot Sportbible, perdebatan muncul mengenai apakah Copenhagen seharusnya mendapatkan kesempatan mengambil kembali penalti mereka yang gagal setelah ditepis Onana.
Meskipun penyelamatannya sangat bagus, beberapa penggemar meragukan apakah ada bagian kaki Onana yang berada di garis ketika tendangan penalti dilakukan.
Hukum permainan menyatakan bahwa, ketika bola ditendang, 'kiper bertahan setidaknya harus menyentuh sebagian salah satu kakinya, sejajar dengan, atau di belakang garis gawang'.
Setelah laga itu selesai, muncul foto dan video yang menampilkan dari sudut dari belakang gawang, salah satu penggemar menyatakan Onana keluar dari garis gawang saat bola belum menyentuh kaki saat ditendang.
"Onana 100 persen keluar dari garisnya saat bola disambar," tulis seorang fans di X.
Dalam foto itu, terlihat memang kaki kiri Onana di depan garis sedangkan kaki kanannya juga sedikit keluar meski terlihat samar.
Penggemar lain menambahkan: "Onana keluar dari jalurnya. VAR gagal?"
Dan yang ketiga menulis: "Semua orang mengatakan betapa bagusnya penyelamatan Onana tadi malam. Tapi tidak ada yang mengatakan seberapa jauh dia melenceng saat penaltit diambil!"
Baca juga: Cara Elegan Maguire Tebus Dosanya di Manchester United, Mesut Ozil: Haters Terdiam!
Namun, fans lain tidak setuju dengan pandangan bahwa penalti seharusnya diulang, karena percaya bahwa kaki kiper berada di garis gawang.
"Tidak, kaki kanannya masih berada di garis ketika bola mengenai," tulis seorang fans.
Sementara itu, penggemar lainnya menunjukkan rekaman para pemain United yang tampak melanggar batas di dalam kotak penalti ketika Larsson hendak mengambil tendangan penalti, meskipun para pemain Kopenhagen juga tampaknya berada di dalam kotak penalti.
Rekaman lain juga menunjukkan Alejandro Garnacho melakukan sebuah aksi di titik penalti sebelum tendangan dilakukan.
Garnacho secara sengaja menghapus titik tendangan penalti di gawang Manchester United.
Memang saat itu, penalti belum diputuskan. Dan wasit masih berdebat dengan para pemain.
Namun aksi Garnacho ini tak mendapat perhatian serius dari wasit dan akhirnya berbuah dengan gagal menjadi gol.
Kendati tetap ada perdebatan, pada akhirnya VAR tidak memutuskan ada yang salah, dan setiap penalti diperiksa untuk meninjau pelanggaran atau apakah penjaga gawang telah keluar dari garis gawang dengan kedua kakinya.

(Tribunnews.com/Tio)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.