Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

PSSI Buka Suara Soal Kericuhan yang Terjadi di Stadion Gelora Joko Samudro

Anggota komite eksekutif PSSI, Arya Sinulingga turut buka suara perihal kericuhan yang terjadi di Stadion Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Abdul Majid
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in PSSI Buka Suara Soal Kericuhan yang Terjadi di Stadion Gelora Joko Samudro
Tribunnews/Abdul Majid
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga saat diwawancarai di Kantor PSSI, GBK Arena, Senayan, Jakarta, Senin (6/11/2023). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota komite eksekutif PSSI, Arya Sinulingga turut buka suara perihal kericuhan yang terjadi di Stadion Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (19/11/2023).

Kericuhan suporter dengan aparat kepolisian terjadi seusai pertandingan Liga 2 antara Gresik United vs Deltras FC yang berakhir dengan kemenangan tim tamu, 1-2.

Arya mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan PSSI Asprov Jawa Timur perihal kejadian ini.

“Kami sudah berkoordinasi  dengan Asprov Jawa Timur dan juga teman-teman suporter. Ini adalah suporter yang di Jawa Timur untuk sama-sama berkoordinasi dengan kawan-kawan di Gresik united. Dalam waktu dekat ini mungkin besok teman-teman akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur supaya kondisi kondusif artinya kami saling bekerja sama,” kata Arya Sinulingga, Minggu (19/11/2023).

“Di samping itu teman-teman suporter juga saya dapat informasi dari yang Jawa Timur mereka akan berkoordinasi dengan suporter di Gresik dan akan support juga membantu kalau ada korban dari pihak kepolisian maupun suporter di kami akan bersama-sama (membantu),” terang pria yang juga menjabat sebagai Komite ad hoc suporter PSSI tersebut.

Arya menjelaskan secara singkat bahwa kericuhan antara suporter dengan anggota Kepolisian bermula karena adanya protes dari para suporter Gresik United kepada manajemen.

Dari video pendek yang beredar terlihat suporter melempari anggota Kepolisian dengan batu dan benda-benda lainnya, dan pihak kepolisian juga ada yang meresponnya dengan menembaki gas air mata.

Rekomendasi Untuk Anda

“Prinsipnya adalah kami tahu bahwa ini adalah mereka protes terhadap manajemen yang ada. Ujung-ujungnya ternyata ada timbul kericuhan seperti itu tapi kami sudah meminta koordinasi ke mereka supaya secepatnya membuat situasi lebih baik, koordinasi dengan kepolisian dan suporter. Saling support untuk mendukung kondisi sepakbola kita di Jawa Timur semakin baik,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
PERSIB
27
27
27
27
48
16
32
64
2
Borneo FC
28
28
28
28
58
28
30
63
3
Persija
28
28
28
28
51
25
26
58
4
Bhayangkara FC 
28
28
28
28
38
32
6
47
5
Malut United
28
28
28
28
54
39
15
46
Berita Populer
Atas