Prediksi Juara Piala Asia 2023, Lawan Timnas Indonesia Jadi Unggulan, Jepang Favorit
5 tim favorit juara di Piala Asia 2023, lawan Timnas Indonesia, Iran & Jepang masuk kategori. Qatar, Arab Saudi, dan Korea Selatan kembalikan kejayaan
Penulis: Muhammad Nursina Rasyidin
Editor: Siti Nurjannah Wulandari

TRIBUNNEWS.COM - Prediksi juara Piala Asia 2023, tim unggulan termasuk Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, hingga tuan rumah Qatar masih menjadi pilihan favorit untuk memenangkan gelaran empat tahunan itu.
Dalam dua dekade terakhir, Jepang adalah tim yang paling mendominasi, masuk final sebanyak empat kali, tiga di antaranya keluar sebagai pemenang (2000, 2004, 2011).
Sementara Arab Saudi berkebalikannya, tim peraih tiga gelar Piala Asia itu hanya mendapat dua kali kesempatan untuk tampil di babak final, namun berakhir dengan runner-up (2000, 2007).
Beberapa tim lain yang mencoba peruntungan, Qatar dengan kekuatan baru mereka datang dengan penuh kejutan.
Almoez Ali dan kolega berstatus juara bertahan karena pada edisi 2019 lalu berhasil mengalahkan Jepang.
Lalu ada Australia, tim Negeri Kangguru tampil dalam final dua edisi beruntun, pada tahun 2011 dan 2015 di mana satu di antaranya berakhir dengan gelar juara.
Baca juga: Bek Irak Singgung Persaingan Grup D Piala Asia 2023: Kualitas Timnas Indonesia & Vietnam Setara
Lalu bagaimana dengan peraih gelar terbanyak (total dari peringkat 1, 2, dan 3) Korea Selatan?
Korea Selatan
Korea Selatan memegang rekor sebagai tim yang mencatatkan jumlah penampilan terbanyak di Piala Asia, yakni dalam 14 edisi, menurut Winwin.
Tim Negeri Ginseng yang kaya akan pengalaman itu memenangkan dan mengangkat trofi Piala Asia pada era 1959/1960 dan 1955/1956.
Jauh dari masa keemasan dalam dua dekade terakhir ketika banyak dari pemain mereka yang merumput di Eropa.
Kini, modal itu ada untuk Korea Selatan.
Bintang Tottenham, Son Heung-min yang akan menjabat sebagai kapten Korea Selatan masih menjadi satu di antara pemain yang diunggulkan.
Dia merupakan aset terbaik Korea Selatan saat ini berkat penampilan gemilangnya yang konsisten bersama Spurs.
Lalu jangan lupakan Hwang Hee-chan. Striker haus gol Wolves yang sedang on fire di Liga Inggris.
Apalagi dengan sentuhan dari tangan dingin Jurgen Klinsmann, pelatih klinis asal Jerman yang telah mala melintang di berbagai turnamen elit dunia.
Akankah Korea Selatan mampu merebut gelar Piala Asia untuk pertama kalinya setelah 67 tahun?

Iran
Calon lawan ujicoba Timnas Indonesia sebelum Piala Asia 2023 digelar yakni, Iran merupakan tim peringkat kedua di ranking FIFA zona Asia.
Iran adalah tim kedua setelah Jepang (4) dengan peraih gelar terbanyak yakni 3.
Namun dalam hal ini, lembaran sukses Iran hanyalah masa lalu.
Dua dekade terakhir mereka tak mampu mencapai babak final karena takluk di fase sebelumnya.
Edisi sebelumnya (2019), 2004, dan 1996 Iran hanya finis di peringkat 3.
Padahal jika dilihat dari sejarah, Iran adalah satu-satunya tim yang berhasil hattrick gelar Piala Asia pada tahun 1968, 1972, dan 1976.
Rekor yang belum bisa dipatahkan oleh berbagai tim kontestan Piala Asia 2024.
Kini di bawah asuhan pelatih lokal Amir Ghalinoi yang menggantikan Carloz Queiroz pada gelaran Piala Dunia 2022 lalu, Iran berharap bisa mengukir tinta emas dengan memenangkan Piala Asia 2023.
Arab Saudi
Sama halnya dengan dua tim sebelumnya, Iran dan Korea Selatan, Arab Saudi yang memiliki pengalaman dan historikal di Piala Asia ingin merebut kembali kejayaan yang pernah mereka rasakan medio 1980-an hingga pertengahan medio 1990-2000.
Di bawah Roberto Mancini yang sukses membawa Italia juara Piala Eropa, Arab Saudi berharap untuk menyamai catatan perolehan gelar Jepang.
Jepang

Jepang tim nomor satu tingkat Asia di ranking FIFA.
Tren pertandingan anak asuh Hajime Moriyasu dalam lima pertandingan terakhir bahkan selepas gelaran Piala Dunia 2022 begitu mengesankan.
Tidak hanya klinis di lini depan tetapi kedisiplinan mereka di lini pertahanan membuat lawan sulit merobek jala Jepang.
Tim Samurai Biru dengan kakuatan pemain yang merumput di Eropa, yakni Tomiyasu, Minamino, Takefusa Kubo, dan Mitoma yang tetap mendapatkan panggilan meskipun cedera diyakini sebagai kandidat terkuat untuk memenangkan gelar juara tahun ini.
Apesnya, Jepang adalah tim unggulan yang tergabung dalam grup Timnas Indonesia bersama Irak, dan Vietnam.
Qatar
Qatar menorehkan tinta emas di Piala Asia 2019, untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka berhasil merebut gelar juara.
Menurut Winwin, kesuksesan tersebut adalah buah dari program jangka panjang dari Asosiasi Sepak Bola Qatar untuk mengembangkan permainan dalam negeri.
Termasuk ketika melihat penampilan mereka yang tampil di Piala Dunia 2022 saat menjadi tuan rumah meskipun gugur di fase grup.
Kini, tim berjuluk Al-Anabi itu mengandalkan pemain terkemuka yang dimpin oleh Almoez Ali, Akram Afif, dan Hassan Al-Haydos untuk meraih hasil positif di Piala Asia 2023.

(Tribunnews.com/Sina)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.