Sandro Tonali Selamatkan Italia dari Bencana Piala Dunia Melawan Israel
Sandro Tonali membawa Italia meraih kemenangan mendebarkan dengan skor 5-4 atas Israel
Editor:
Muhammad Barir
Sandro Tonali Selamatkan Italia dari Bencana Piala Dunia Melawan Israel
TRIBUNNEWS.COM- Sandro Tonali menjadi pahlawan bagi timnas Italia setelah mencetak gol kemenangan pada masa injury ke gawang Israel. Italia menang 5-4 pada pertandingan yang digelar di Nagyerdei Stadion, Hungaria pada Selasa (9/9).
Sandro Tonali membawa Italia meraih kemenangan mendebarkan dengan skor 5-4 atas Israel melalui gol penentu di menit-menit akhir kualifikasi Piala Dunia 2026, golnya hadir menyelamatkan tim tepat ketika Azzurri tampak akan terjerumus ke dalam krisis lainnya.
Gelandang Newcastle United Sandro Tonali meluncur keluar lapangan sambil merayakan gol di masa tambahan waktu ketika usahanya yang spekulatif melewati banyak kaki dan masuk ke gawang untuk memenangkan pertandingan yang menegangkan di Debrecen, Hungaria, yang tampaknya telah disia-siakan oleh Italia.
Setelah kemenangan itu, Tonali membuat postingan foto dirinya saat merayakan gol, tidak ada kata-kata atau kalimat yang menjelaskan postingan tersebut, dia hanya melampirkan ikon tiga buah tanda hati di akun Instagramnya, tanda hati tersebut masing-masing diberi warna sesuai dengan warna bendera Italia, Hijau Putih Merah.
Baca juga: Hasil Kualifikasi Piala Dunia Tadi Malam: Drama Italia Gebuk Israel, Duet Gyokeres-Isak Kicep
Azzurri, yang absen dalam dua Piala Dunia terakhir, memimpin 4-2 pada menit ke-81 ketika pemain pengganti Giacomo Raspadori mencetak gol segera setelah menggantikan Moise Kean yang tampil mengesankan, yang mencetak dua gol pertama Italia.
Akan tetapi, gol bunuh diri Alessandro Bastoni yang ceroboh dan sundulan Dor Peretz membuat Israel menyamakan kedudukan sebelum upaya beruntung Tonali membawa Italia naik ke posisi kedua di Grup I -- selevel dengan Israel yang telah memainkan satu pertandingan lebih banyak -- dengan perolehan sembilan poin -- dan berada di posisi play-off.
"Kami akan meraih kemenangan yang krusial bagi kami, tetapi kami benar-benar gila, gila karena kami kebobolan beberapa gol absurd," kata Gennaro Gattuso, dilansir AFP.
"Kami perlu memperbaiki itu karena kami terlalu rapuh, kami terlalu mudah kebobolan. Anak-anak tahu itu, tapi ini masalah saya yang harus diperbaiki."
"Kita harus memberi penghargaan kepada anak-anak itu karena setiap kali mereka ditampar, mereka punya keberanian untuk bereaksi dan melawan."
Italia tertinggal tiga poin dari pemimpin klasemen Norwegia dan masih berpeluang menempati posisi pertama dan satu-satunya tempat kualifikasi langsung di grup tersebut.
Namun pelatih baru Gattuso harus memikirkan banyak hal menjelang pertandingan kedua di bulan Oktober melawan Estonia dan Israel, yang para pemainnya mengenakan ban lengan hitam untuk menghormati para korban penembakan mematikan pada Senin pagi di sebuah halte bus di Yerusalem timur yang dilakukan oleh orang-orang bersenjata Palestina.
Tuan rumah nominal Israel akan menjadi nilai bagus untuk hasil imbang tersebut, karena Kean sebelumnya telah dua kali membawa Italia keluar dari kesulitan menyusul gol bunuh diri Manuel Locatelli di awal pertandingan dan tendangan gemilang Dor Peretz pada menit ke-52 di Stadion Nagyerdei yang sebagian besar kosong.
Fans Italia Lakukan Ini Saat Lagu Kebangsaan Israel Dikumandangkan
Pertandingan hari Senin telah menimbulkan awan politik pada pertandingan pertama Gattuso sebagai pelatih Italia karena serangan Israel di Jalur Gaza.
Kelompok kecil penggemar Italia yang hadir membelakangi lapangan saat lagu kebangsaan Israel dikumandangkan, sementara ejekan juga terdengar dari beberapa bagian stadion, sebelum kemudian mengangkat spanduk bertuliskan "berhenti".
Dan orang-orang Italia di lapangan tampak sama tidak tertariknya pada pertandingan saat sepak mula, dengan Israel lebih cepat dan agresif daripada juara dunia empat kali itu.
Tuan rumah nominal telah memiliki gol yang dianulir pada saat Locatelli menyundul umpan silang Dan Biton ke gawangnya sendiri.
Locatelli hampir menebus gol bunuh dirinya ketika tendangan voli akrobatiknya membentur mistar gawang pada menit ke-31, beberapa detik sebelum Kean menyia-nyiakan peluang emas dari umpan tarik Gianluca Mancini.
Namun 10 menit kemudian Kean melepaskan tendangan rendah melewati Daniel Peretz setelah mendapat knockdown dari rekan penyerangnya Mateo Retegui.
Dan Kean kembali datang sebagai penyelamat sembilan menit setelah jeda, menyamakan kedudukan dengan tembakan rendah kuat lainnya hanya beberapa detik setelah Peretz membawa Israel unggul untuk kedua kalinya melalui upaya brilian di posisi pertama.
Politano akhirnya membawa Italia unggul lewat tendangan voli hebat setelah kerja apik lainnya dari Retegui, dan ketika Raspadori mencetak gol keempat, tim tamu tampak sudah keluar dari kesulitan.
Namun, gol kemenangan Tonali yang tidak biasa akhirnya memastikan tiga poin setelah pertahanan yang tidak seperti biasanya buruk hampir membuat harapan Italia untuk lolos menggantung.
Klasemen Grup I Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa
No Tim Main Menang Seri Kalah Gol-Keb Poin
1 Norwegia 4 4 0 0 13-2 12
2 Italia 4 3 0 1 12-7 9
3 Israel 5 3 0 2 15-11 9
4 Estonia 5 1 0 4 5-13 3
5 Moldova 4 0 0 4 2-14 0
SUMBER: AFP
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.