Juventus vs Inter Milan: Pendekatan Kontras Bianconeri dan Nerazzurri di Derby d'Italia
Pelatih Juventus dan Inter Milan memiliki pola pikir yang berbeda soal taktik yang akan diterapkan pada derby d'Italia malam ini.
Penulis:
Guruh Putra Tama
Editor:
Muhammad Nursina Rasyidin
TRIBUNNEWS.COM - Jadwal pekan ketiga Liga Italia akan dihiasi duel sengit yang mempertemukan Juventus vs Inter Milan yang bertajuk Derby d'Italia.
Laga antara Juventus vs Inter Milan akan digelar pada Sabtu (13/9/2025) pukul 23.00 WIB di Allianz Stadium.
Sajian Derby d'Italia ini langsung menghentak Serie A setelah libur beberapa saat dengan adanya FIFA Matchday.
Kedua kubu juga tak sabar menatikan duel sengit yang biasanya akan terjadi saat Juventus dan Inter berjumpa.
Pasalnya kedua tim ini adalah rival abadi yang saling berkejaran hampir di setiap musim Liga Italia.
Panasnya derbi ini semakin menjalar dengan pendekatan kontras yang dilakukan kedua pelatih soal taktik yang akan digunakan.
Pelatih Juventus, Igor Tudor, menegaskan tak akan mengubah sistem yang coba ia terapkan pada anak asuhnya di laga ini.
Baca juga: Juventus vs Inter Milan, Memori Hujan Gol Musim Lalu, Sabtu 13 September
Sejauh ini Tudor memakai taktik utama 3-4-2-1 sebagai acuan awal skuadnya.
Di tengah laga, formasi itu bisa berbuah menjadi 3-4-3 atau 3-6-1 sesuai kebutuhan tim saat itu.
Menurutnya tak akan bijak baginya mengubah taktik yang ia yakin akan berhasil di Juventus saat menghadapi tim sebesar Inter Milan.
Tudor sejauh ini membuktikan ucapannya dengan mengantarkan Bianconeri mendapatkan angka sempurna dari dua laga awal.
Dusan Vlahovic dan kawan-kawan mendapatkan 6 poin dari 2 pertandingan yang dijalani.
"Sejauh ini kami bermain dengan satu penyerang dan dua gelandang kreatif. Tentu saja ada penyesuaian dan hal lain di balik itu," kata Tudor dikutip dari Football Italia.
"Untuk sekarang, sistem itu berjalan dengan baik, dan kami akan terus berjalan menggunakan itu."
"Tugas saya adalah mengeluarkan kemampuan terbaik dari para pemain saya," sambungnya.
Saat Tudor menegaskan pentingnya untuk terus menekankan taktik, hal berbeda menjadi pendekatan pelatih Inter Milan, Cristian Chivu.
Chivu malah tak terlalu mempermasalahkan taktik apa yang nantinya akan ia terapkan bagi Nerazzurri.
Ia percaya diri skuad Inter Milan tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang dipertaruhkan saat berhadapan dengan Juventus.
Pengalaman tim ini menjadi penantang gelar dan juara selama beberapa musim terakhir menjadi dorongan besarnya.
Inter Milan masih dipenuhi skuad juara yang menaklukkan Liga Italia.
Chivu yakin mentalitas para pemainnya tak perlu diragukan.
Dengan mentalitas yang tepat, Inter akan menjinakkan Juventus dengan baik di Derby d'Italia.
"Tim ini melakukan tugasnya dengan baik," ucap Chivu.
"Kami memiliki ekspektasi besar yang ada di pundak, tetapi kami juga tak perlu terlalu memikirkannya."
"Kami memerlukan kejelasan soal mentalitas kami. Saya sangat mengandalkan kebanggaan sebagai seorang juara dari para pemain kami."
"Kebanggaan lebih berharga daripada semua taktik yang ada," sambungnya.
Laju Inter Milan di Liga Italia memang tak semulus Juventus di dua pekan pertama.
Nerazzurri hanya mendapatkan tiga poin dari dua laga yang dijalani.
Inter mendapatkan kemenangan saat berhadapan dengan Torino di pekan pertama.
Sedangkan saat menjalani pekan kedua berhadapan dengan Udinese di kandang sendiri, Inter Milan kalah dengan skor 1-2.
Chivu bisa membawa anak asuhnya menyamakan raihan angka dengan Juventus dengan meraih kemenangan di Derby d'Italia edisi ke-254 ini.
(Tribunnews.com/Guruh)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.