Menlu Belanda Minta Maaf Patrick Kluivert Gagal Bawa Indonesia Menang atas Arab Saudi
Menlu Belanda minta maaf usai Patrick Kluivert gagal bawa Timnas Indonesia menang atas Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Penulis:
Danang Triatmojo
Editor:
Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda, David Van Weel meminta maaf karena legenda sepak bola negaranya, Patrick Kluivert yang melatih Timnas Indonesia gagal membawa skuat Garuda menang atas Arab Saudi dalam laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, pada Kamis (9/10/2025) dini hari tadi.
Permintaan maaf itu disampaikan Van Weel usai pertemuan bilateral dengan Menlu RI Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, Kamis.
"Kemarin, Indonesia memainkan pertandingan penting dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih nasional anda," kata Van Weel kepada Sugiono dalam keterangannya.
Tim pelatih Timnas Indonesia saat ini dipimpin oleh Patrick Kluivert dari Belanda, didampingi oleh Alex Pastoor dan Denny Landzaat. Skuad Timnas juga diperkuat oleh banyak pemain keturunan Belanda.
Patrick Kluivert merupakan mantan pemain Barcelona. Dia ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia menggantikan Shin Tae-yong sejak Januari 2025.
Patrick Kluivert didampingi Alex Pastoor, Asisten Pelatih. Dia berpengalaman melatih klub-klub Eredivisie dan Eerste Divisie. Selain Alex Pastoor, Denny Landzaat juga berperan sebagai Asisten Pelatih.
Mantan gelandang Timnas Belanda, kini aktif sebagai pelatih teknik. Total ada tujuh staf pelatih asal Belanda yang mengisi berbagai posisi penting di skuad Garuda.
Selain pelatih, skuat Timnas Indonesia juga diperkuat para pemain berketurunan Belanda di antara lain, Yaitu
Maarten Paes
Kiper
Jay Idzes
Bek Tengah
Justin Hubner
Bek Tengah
Calvin Verdonk
Bek Kiri
Nathan Tjoe-A-On
Bek Kiri/Gelandang
Dean James
Bek Kiri
Kevin Diks
Bek Kanan
Sandy Walsh
Bek Kanan
Shayne Pattynama
Bek Kiri
Thom Haye
Gelandang
Ivar Jenner
Gelandang
Eliano Reijnders
Gelandang
Joey Pelupessy
Gelandang
Ragnar Oratmangoen
Penyerang
FCV Dender
Ole Romeny
Penyerang
Mayoritas pemain ini telah resmi dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Mulanya Van Weel mengatakan bahwa Indonesia dan Belanda punya ikatan kuat dalam berbagai aspek, termasuk di bidang olahraga. Ia pun mengaku bangga melihat legenda sepak bola Belanda bisa berkontribusi dalam olahraga di Indonesia.
Namun Van Weel menyadari bahwa hasil semalam mengecewakan publik Indonesia. Sehingga ia meminta maaf untuk kegagalan Patrick Kluivert mengalahkan Arab Saudi.
"Dan bahkan jika hasil pertandingan kemarin sedikit mengecewakan, dan permintaan maaf saya untuk bagian itu," kata dia.
Namun Menlu Belanda ini tetap berharap Timnas Indonesia dapat mendapat hasil positif dalam sisa putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Dan saya berharap yang terbaik untuk Timnas," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia ditundukkan Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kamis (9/10/2025) dini hari. Indonesia kalah dengan skor 2-3.
Laga pertama Grup B Zona Asia ini berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Harapan Timnas Indonesia untuk melangkah ke ajang Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya tertutup, meki kalah dari Arab Saudi.
Meski kalah dari Arab Saudi, peluang Timnas Indonesia untuk menjaga asa menuju Piala Dunia 2026 masih ada. Skuad asuhan Patrick Kluivert masih menyisakan satu laga penentu melawan Irak, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB. Kemenangan atas Irak menjadi syarat utama agar Indonesia tetap berpeluang melangkah.
Tambahan tiga poin akan membuka peluang Garuda untuk bersaing di puncak klasemen Grup B—tentu dengan catatan hasil pertandingan lain ikut mendukung.
Jika Indonesia menang, sedangkan Arab Saudi kalah atau imbang melawan Irak di laga terakhir, maka Garuda bisa menyodok ke posisi teratas dengan keunggulan selisih gol. Namun jika Arab Saudi kembali menang, peluang Indonesia untuk lolos otomatis akan tertutup dan hanya bisa berharap lewat jalur playoff Asia.
1. Menang Besar atas Irak Indonesia wajib meraih kemenangan dengan selisih gol signifikan untuk memperbaiki posisi di klasemen.
2. Irak Kalahkan Arab Saudi Jika hasil ini terjadi dan Indonesia menang besar, maka ketiga tim bisa sama-sama mengoleksi tiga poin.
3. Menang dalam Selisih Gol
Dalam kondisi poin sama, penentuan peringkat ditentukan dari selisih gol di antara ketiganya. Indonesia masih bisa memuncaki grup jika unggul di aspek ini.
Sebaliknya, jika Arab Saudi menang atas Irak, maka peluang Indonesia untuk lolos otomatis ke putaran final akan tertutup.
Namun, peluang menuju babak playoff masih terbuka jika Garuda bisa menahan Irak minimal dengan hasil imbang. Jalur Playoff
Apabila gagal menjadi juara grup, Timnas Indonesia masih bisa melaju lewat jalur playoff Asia.
Pada fase ini, Garuda akan berhadapan dengan runner-up Grup A, yang bisa jadi antara Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), atau Oman.
Pertandingan playoff tersebut akan digelar dua leg (kandang dan tandang) pada November 2025.
Pemenang duel ini kemudian akan menghadapi wakil dari zona CONCACAF atau OFC untuk memperebutkan satu tiket terakhir menuju Piala Dunia 2026. Dengan kata lain, jalur ini memang lebih panjang, tetapi tetap memberi kesempatan bagi Indonesia untuk mencetak sejarah.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.