Khairul Fikri Akui Deg-Degan Debut Bela PSIM Yogyakarta Hadapi Persija
Khairul Fikri, Kiper ketiga PSIM Yogyakarta, mengaku deg-degan menjalani debut bersama PSIM melawan Persija
Penulis:
Abdul Majid
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
Ringkasan Berita:
- Khairul Fikri, Kiper ketiga PSIM Yogyakarta, mengaku deg-degan
- Ia tak menyangka menjalani debut bersama PSIM melawan Persija
- Hal ini karena absennya Cahya Supriadi dan Harlan Suardi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kiper ketiga PSIM Yogyakarta, Khairul Fikri mendapat kesempatan langka saat dipercaya tampil sebagai starter dalam laga menghadapi Persija.
Absennya dua kiper utama PSIM, Cahya Supriadi yang tengah memperkuat Timnas U-23 di SEA Games serta Harlan Suardi yang mengalami cedera membuka jalan bagi Fikri tampil debut di Super League 2025/2026.
Meski baru pertama kali tampil memperkuat PSIM di level ini, Fikri menunjukkan performa yang cukup solid.
Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting, sebelum akhirnya kebobolan pada menit ke-78 melalui sepakan Maxwell, serta gol kedua dari tembakan keras Allano Lima di penghujung pertandingan.
Namun seusai pertandingan Fikri mengungkapkan dirinya merasa sangat gugup.
Pasalnya, pertandingan menghadapi Persija disaksikan 56 ribu suporter dan atmosfer itu jadi momen perdana baginya.
“Jujur deg-degan. Setelah lama saya tidak bermain, lalu tiba-tiba main di pertandingan ini. Rasanya gimana gitu,” ujar Fikri seusai laga, Jumat (28/11/2025).
Meski kalah, pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul van Gastel justru memberikan pujian kepada Fikri.
Menurutnya, Fikri tampil baik dengan mampu mementahkan beberapa peluang para pemain Persija.
Van Gastel pun berharap dari laga ini, Fikri bisa mengambil pembelajarannya untuk tampil lebih baik di laga-laga selanjutnya.
Baca juga: Van Gastel Puji Keakraban Suporter Persija dan PSIM: Harap Larangan Suporter Away Ditinjau Ulang
“Saya sangat puas dengan penampilan Fikri. Situasinya tidak mudah, karena biasanya ia adalah kiper ketiga,” ujar Van Gastel.
“Lalu dia harus tampil tandang melawan Persija dan melakukan debut di atmosfer seperti ini. Namun saya pikir ia bisa mengenang laga ini sebagai pertandingan yang bagus. Saya berharap dia menikmati pengalamannya, karena tidak banyak kesempatan bermain di atmosfer seperti ini,” pungkasnya.
Di akhir sesi konferensi pers, Fikri tak lupa menyampaikan terima kasih kepada jajaran pelatih yang telah memberinya kesempatan, serta kepada Brajamusti yang hadir memberikan dukungan langsung di stadion.
“Terima kasih kepada pelatih yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Saya terus termotivasi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Brajamusti yang sudah hadir mendukung kami,” tandasnya.
Baca tanpa iklan