Jadwal Inter Miami vs Independiente del Valle: Messi Ucapkan Permintaan Maaf, Kenapa?
Jadwal laga uji coba Inter Miami vs Independiente del Valle ditunda hingga akhir Februari 2026 karena cedera Messi. La Pulga pun langsung minta maaf.
Penulis:
Muhammad Ali Yakub
Editor:
Drajat Sugiri
Ringkasan Berita:
- Laga ditunda: Uji coba Inter Miami vs Independiente del Valle ditunda karena Lionel Messi cedera hamstring.
- Kondisi Messi: Cedera didapat saat lawan Barcelona SC, meski Messi sempat cetak 1 gol dan 1 assist.
- Jadwal baru dan permintaan maaf: Laga dijadwalkan ulang 26 Februari 2026, Messi minta maaf ke publik Puerto Rico.
TRIBUNNEWS.COM – Pertandingan uji coba Inter Miami vs Independiente del Valle yang dijadwalkan berlangsung pekan ini resmi mengalami penundaan. Situasi tersebut tak lepas dari kondisi Lionel Messi yang mengalami cedera hamstring dan berpotensi absen.
Dalam pernyataan resmi klub, Inter Miami mengonfirmasi bahwa Messi mengalami cedera hamstring yang didapat saat laga persahabatan melawan Barcelona SC asal Ekuador pada Minggu (8/2/2026) pagi WIB.
Pada pertandingan tersebut, Inter Miami bermain imbang 2-2 melawan Barcelona SC. Lionel Messi tampil impresif dengan mencetak satu gol dan satu assist.
Gol Messi tercipta pada menit ke-31 setelah ia menggiring bola melewati dua pemain lawan sebelum melepaskan tembakan di dalam kotak penalti.
Tak hanya itu, La Pulga juga menyumbang assist untuk gol German Berterame jelang turun minum.
Namun, Messi tidak menyelesaikan pertandingan. Ia ditarik keluar dan digantikan Luis Suarez pada awal babak kedua.
Beberapa hari setelah laga tersebut, Inter Miami mengumumkan bahwa Messi mengalami cedera hamstring yang membuatnya harus menjalani pemantauan kondisi lebih lanjut.
Cedera tersebut berdampak pada laga uji coba terdekat Inter Miami kontra Independiente del Valle. Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung pada 13 Februari 2026 akhirnya harus ditunda.
Laga Inter Miami vs Independiente del Valle kini dijadwalkan ulang pada 26 Februari 2026 dan tetap akan digelar di Estadio Juan Ramon Loubriel, Bayamon, Puerto Rico, dikutip dari One Football.
Dengan jadwal baru tersebut, pertandingan akan berlangsung setelah kompetisi Major League Soccer (MLS) 2026 resmi bergulir.
Sebagai informasi, Inter Miami akan melakoni laga perdana MLS 2026 menghadapi Los Angeles FC pada Minggu (22/2/2026) pukul 09.30 WIB.
Akibat penundaan pertandingan di Puerto Rico, Lionel Messi secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada publik Puerto Rico melalui pernyataan resmi.
Baca juga: Legenda AC Milan Memilih Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Sebatas Hebat Bukan Jenius
“Halo semuanya, saya ingin menyampaikan salam saya kepada masyarakat Puerto Rico dan kepada semua yang seharusnya menghadiri sesi latihan dan pertandingan. Sejujurnya, selama pertandingan terakhir di Ekuador, saya merasa tidak enak badan sehingga harus meninggalkan lapangan sebelum peluit akhir,” ujar Messi di Instagram story pribadinya, Kamis (12/2/2026).
“Karena alasan ini, atas persetujuan penyelenggara dan klub, diputuskan untuk menunda pertandingan. Saya berharap laga ini bisa dijadwal ulang agar kita dapat bertemu segera.”
Messi pun berharap sudah pulih dari cedera hamtring dan mampu bertanding melawan Independiente del Valle.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kasih sayang kalian. Saya tahu tiket sudah terjual dan semuanya telah dipersiapkan. Saya sangat berharap ini bisa terwujud di masa mendatang. Peluk erat untuk semuanya dan harapan terbaik saya,” lanjut La Pulga.
Mengenal Messi Secara Singkat
Perjalanan karier Lionel Messi menjadi salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah sepak bola dunia. Dari seorang bocah kecil di Rosario hingga menjelma legenda hidup, jalan panjang La Pulga penuh dengan perjuangan dan momen tak terlupakan.
Messi memulai karier sepak bolanya bersama Newell’s Old Boys, klub asal kampung halamannya di Rosario, Argentina, saat usianya baru tujuh tahun. Bakat luar biasa sudah terlihat sejak dini, namun masa depan Messi sempat berada di ujung tanduk.
Pada usia 11 tahun, Messi didiagnosis mengalami gangguan hormon pertumbuhan. Kondisi tersebut mengharuskannya menjalani terapi rutin dengan biaya cukup mahal bagi keluarganya saat itu, dikutip dari Financial Express.
Takdir kemudian mempertemukan Messi dengan Barcelona. Pada tahun 2000, Messi menjalani uji coba bersama klub asal Catalunya tersebut.
Direktur olahraga Barcelona kala itu, Carles Rexach, langsung terkesan dengan bakat bocah Argentina tersebut.
Saking yakinnya, Rexach mengambil keputusan bersejarah dengan mengontrak Messi secara spontan.
Kontrak tersebut ditandatangani pada 14 Desember 2000 di sebuah bar dan bukan di atas kertas resmi, melainkan di atas serbet milik Carles Rexach, yang kini menjadi legenda dalam sejarah sepak bola.
Setahun kemudian, setelah menimba ilmu di akademi La Masia, Messi resmi terdaftar sebagai pemain Barcelona di Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol pada 2002.
Barcelona bukan hanya merekrut Messi, tetapi juga membantu membiayai pengobatan hormon pertumbuhannya, hingga sang pemain mampu berkembang optimal dan akhirnya menembus skuad utama.
Puncak kejayaan Messi bersama Barcelona terjadi saat dilatih oleh Pep Guardiola pada periode 2008–2012.
Di era tersebut, Messi menjadi pusat permainan Blaugrana dan membawa klub meraih sextuple, enam trofi dalam satu tahun kalender, prestasi yang belum tertandingi hingga kini.
Selama berseragam Barcelona, Messi juga mencatatkan diri sebagai top skor sepanjang masa klub dengan torehan 672 gol di semua kompetisi.
Namun, kisah indah itu harus berakhir. Masalah finansial yang melanda Barcelona memaksa klub melepas Messi pada 2021, dan sang megabintang pun hijrah ke Paris Saint-Germain (PSG).
Meski sukses secara statistik, Messi kemudian mengungkapkan bahwa dirinya tidak menemukan kenyamanan selama membela klub asal Prancis tersebut.
Pada 2023, Messi memutuskan membuka lembaran baru dengan pindah ke Amerika Serikat dan bergabung bersama Inter Miami. Klub asal Florida itu langsung menjadikan Messi sebagai ikon utama.
Terbaru, Inter Miami mengumumkan bahwa Messi telah memperpanjang kontraknya hingga setidaknya 2028, menegaskan peran sentralnya dalam proyek jangka panjang klub.
Prestasi besar pun langsung terwujud. Messi sukses membawa Inter Miami menjuarai Major League Soccer (MLS) 2025, gelar pertama klub tersebut sepanjang sejarah.
Pada laga final MLS 2025, Messi tampil menentukan dengan mencatatkan dua assist, yang mengantar Inter Miami menang 3-1 atas Vancouver Whitecaps.
(Tribunnews.com/Ali)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.