Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Superskor
LIVE ●

Kerusuhan Antarsuporter Terjadi di Laga Persijap vs Persis, Apa Kata Exco PSSI Arya Sinulingga?

kericuhan tidak hanya terjadi di dalam Stadion, tetapi juga berlanjut hingga ke luar area Stadion Gelora Bumi Kartini.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kerusuhan Antarsuporter Terjadi di Laga Persijap vs Persis, Apa Kata Exco PSSI Arya Sinulingga?
Tribunnews.com/Abdul Majid
KECEWA - Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga saat diwawancarai perkembangan sepakbola Indonesia, salah satunya terkait kerusuhan antarsuporter yang kembali terjadi, Lapangan C, GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026). Dia menyatakan kekecewaannya dan menegaskan kembali aturan yang melarang suporter away. Tribunnews/Abdul Majid 

Kerusuhan Antarsuporter Terjadi di Laga Persijap vs Persis, Arya Sinulingga Kembali Tegaskan Larangan Suporter Away

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kerusuhan antarsuporter kembali terjadi dalam pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara melawan Persis Solo, Kamis (5/3/2026].

Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini itu berakhir imbang tanpa gol, namun diwarnai insiden yang mencoreng jalannya pertandingan.

Baca juga: Kronologi Kericuhan di Derby Jateng, Suporter Persijap dan Persis Saling Ejek hingga Rusak Fasilitas

Bahkan, kericuhan tidak hanya terjadi di dalam Stadion, tetapi juga berlanjut hingga ke luar area Stadion Gelora Bumi Kartini.

Sejumlah fasilitas umum serta kendaraan milik suporter dilaporkan mengalami kerusakan akibat bentrokan tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga mengaku kecewa dengan masih terjadinya kekerasan antarsuporter.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kadang para suporter seakan lupa dengan tragedi seperti Kanjuruhan dan kejadian-kejadian lainnya. Padahal kami sudah menetapkan larangan suporter tandang, tetapi masih saja dilanggar,” kata Arya Sinulingga di Lapangan C GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menurut Arya, memang pernah ada satu pertandingan yang berlangsung aman dengan kehadiran suporter tandang.

Namun, hal itu tidak bisa dijadikan dasar untuk membuka kembali kebijakan larangan suporter away.

“Memang pernah ada satu pertandingan yang berjalan aman dengan kehadiran suporter tandang. Setelah itu ada yang bertanya kenapa tidak dibuka lagi. Tapi kita tidak bisa melihat hanya dari satu contoh,” ujarnya.

Arya menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil demi keselamatan semua pihak.

Ia pun berharap para suporter selalu mengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama saat datang ke stadion.

“Ini menyangkut nyawa. Kita ingin para suporter ingat bahwa ketika masuk stadion dengan aman, harus keluar juga dengan aman. Tidak perlu ada korban lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Arya menyebut PSSI saat ini tengah melakukan diskusi serius terkait pengamanan kompetisi yang sudah memasuki fase akhir musim.

Situasi tersebut dinilai rawan karena persaingan menuju gelar juara maupun perebutan posisi aman dari degradasi semakin ketat.

“Kompetisi sudah memasuki fase akhir musim yang rawan. Persaingan juara sangat ketat, begitu juga persaingan di zona degradasi. Karena itu perlu perhatian khusus,” pungkas Arya.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Persib
26
19
4
3
45
14
31
61
2
Borneo FC
27
19
3
5
56
27
29
60
3
Persija Jakarta
27
17
4
6
50
25
25
55
4
Malut United
26
13
7
6
52
33
19
46
5
Bhayangkara FC
27
13
5
9
36
31
5
44
Berita Populer
Berita Terkini
Atas