Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●

Setelah Pemain, Giliran Suporter Iran Dapat Perlakuan Diskriminatif di Piala Dunia 2026

Suporter Timnas Iran mendapatkan perlakuan tak menyenangkan menjelang Piala Dunia 2026. Tiket resmi para suporter dicabut sepihak oleh AS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Drajat Sugiri
zoom-in Setelah Pemain, Giliran Suporter Iran Dapat Perlakuan Diskriminatif di Piala Dunia 2026
Tribunnews / Ilustrasi AI
DAPAT PERLAKUAN DISKRIMINATIF - ilustrasi Suporter Timnas Iran yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan Grok AI pada Kamis (5/6/2025). Setelah para pemain, kini giliran para suporter Timnas Iran mendapatkan perlakuan diskriminatif menjelang perhelatan Piala Dunia 2026. 

Pihak Iran pun kini mempertanyakan profesionalitas penyelenggaraan dan netralitas di balik keputusan sepihak tersebut.

Iran Tuduh AS Lakukan Sabotase Visa

Sebelumnya, Timnas Iran sempat menuduh AS telah melakukan tindakan diskriminatif dan mempersulit proses administrasi visa mereka.

Akibatnya, para pemain Timnas Iran terpaksa memindahkan markas latihan mereka ke Tijuana, Meksiko.

Langkah darurat ini diambil setelah FFIRI melakukan negosiasi kilat di menit-menit terakhir.

Awalnya, skuad negara Timur Tengah tersebut dijadwalkan menggelar pemusatan latihan di Arizona, AS.

Namun, akibat ketidakpastian dokumen imigrasi dari Washington, rencana tersebut berantakan hingga memaksa mereka "mengungsi" ke wilayah perbatasan Meksiko.

Baca juga: Pemeriksaan Super Ketat Amerika Serikat di Piala Dunia 2026, Timnas Senegal Diperiksa Bak Penjahat

Mengutip CNN, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengecam keras kebijakan ketat yang diterapkan oleh otoritas AS.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut laporan, pemerintah AS memang telah meloloskan visa para pemain pada 5 Juni lalu — tepat sepuluh hari sebelum laga perdana mereka dimulai.

Kendati demikian, restu tersebut datang dengan syarat yang sangat menjepit.

Timnas Iran dikabarkan hanya diizinkan menginjakkan kaki di wilayah AS tepat satu hari sebelum pertandingan pertama dimulai.

Sementara untuk dua laga fase grup berikutnya, mereka hanya diberi waktu longgar dua hari sebelum pertandingan.

Skema multiple-entry visa yang sangat ketat ini dinilai merugikan kebugaran pemain yang harus bolak-balik melintasi perbatasan udara.

"Ini benar-benar aneh dan tidak masuk akal."

"Bagaimana mungkin sebuah negara tuan rumah mencampuri urusan teknis dan administrasi dari sebuah turnamen olahraga internasional sebesar Piala Dunia?" ujar Mehdi Taj dengan nada geram.

Tak hanya pembatasan waktu tinggal, Iran juga menuding Washington sengaja menahan visa milik elemen penting tim.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
Berita Populer
Berita Terkini
Atas