Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Superskor
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
Live
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

2 Kali Belanda Kecolongan dari Jepang, Koeman Masih Sempat Sindir Samurai Biru

Belanda gagal mengamankan kemenangan meski dua kali unggul saat berhadapan dengan Jepang di Grup F Piala Dunia 2026

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 2 Kali Belanda Kecolongan dari Jepang, Koeman Masih Sempat Sindir Samurai Biru
Grafis Tribunnews.com
BENDERA TIMNAS BELANDA - Ilustrasi bendera Timnas Belanda di Piala Dunia 2026. Pelatih Belanda, Ronald Koeman, menyebut Jepang takut kepada tim asuhannya kala keduanya berjumpa di matchday pertama Grup F, Senin (15/6/2026). 
Memuat video…
Ringkasan Berita:
  • Belanda bermain imbang melawan Jepang di laga Grup F Piala Dunia 2026 dengan skor 2-2, Senin (15/6/2026).
  • Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, sedikit menyayangkan hasil imbang yang diraih tim arahannya.
  • Ia juga melihat Jepang takut kepada Belanda karena hanya menerapkan taktik pressing tinggi ketika dalam keadaan tertinggal.

TRIBUNNEWS.COM - Belanda mengalami dua kali kehilangan keunggulan saat berhadapan dengan Jepang di matchday pertama Grup F Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026) di AT&T Stadium.

Keunggulan Belanda yang dicetak Virgil van Dijk (51') lenyap akibat gol balasan dari Keito Nakamura (57').

Demikian pula saat Belanda unggul lagi lewat Crysencio Summervile (64'), Jepang lantas menyamakan skor lagi di menit ke-88 lewat Daichi Kamada.

Performa Jepang yang berhasil menahan imbang Belanda sebenarnya tak menjadi kejutan lantaran tim berjuluk Samurai Biru memiliki rekam jejak luar biasa di Piala Dunia.

"Belanda sebenarnya memiliki kedalaman skuad yang bagus juga," kata football enthusiast, Bayu Ajianto, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Namun memang, (tim) lain yang patut diwaspadai jelang Jepang."

"Mereka sudah membuktikan di edisi sebelumnya bahwa mereka bisa mengalahkan tim-tim elite. Bahkan di titik-titik tertentu, Jepang tak lagi dipandang sebagai kuda hitam, tetapi memang sudah menjadi kekuatan sepak bola dunia," sambungnya.

Baca juga: Air Mata Dick Advocaat Berlinang, Pelatih Curacao Punya Jalan Berliku ke Piala Dunia 2026

Rekomendasi Untuk Anda

Benar saja, Jepang ternyata bisa membuat Belanda yang semula unggul, malah harus puas mengakhiri laga dengan hasil imbang.

Meski demikian, pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman, masih sempat memberikan sindiran kepada Jepang pada komentarnya setelah laga.

Menurutnya, Jepang tak selalu menerapkan pressing tinggi kepada timnya.

Mereka hanya melakukan itu ketika mereka mencoba mengejar ketertinggalan.

Di matanya, Jepang jarang memainkan pressing tinggi kepada tim asuhannya karena takut dengan potensi yang dimiliki Oranje.

"Pertandingan ini seperti sebuah duel catur. Mereka biasanya memainkan pressing tinggi," kata Koeman dikutip dari DAZN.

"Namun mereka hanya menerapkan pressing tinggi di pertandingan ini ketika sedang dalam keadaan tertinggal."

"Saya pikir mereka takut kepada kami," lanjutnya.

SPOT SELFIE - Instalasi 48 negara peserta Piala Dunia 2026 jadi spot selfie warga terpasang di depan Museum Titik Nol Pasoepati, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Tribun-Video/Faiz Fadhilah)
SPOT SELFIE - Instalasi 48 negara peserta Piala Dunia 2026 jadi spot selfie warga terpasang di depan Museum Titik Nol Pasoepati, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Tribun-Video/Faiz Fadhilah) (Tribunnews.com/Faiz Fadhilah)

Terlepas dari apapun yang ada di kepala Koeman, ia dan pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, pada akhirnya memetik satu poin bagi tim asuhan masing-masing.

Bagi Belanda, hasil imbang ini sebenarnya terasa seperti sebuah kekalahan.

Tak sedikit pihak yang meragukan keputusan yang diambil pelatih Ronald Koeman ketika timnya unggul 2-1.

Ia memilih memasukkan beberapa pemain dengan karakteristik bertahan, seperti Nathan Ake dan Teun Koopmeiners untuk menggantikan Summervile yang berposisi sebagai pemain depan.

Ake juga masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Ryan Gravenberch yang berposisi di sektor tengah.

Alhasil, Belanda cukup kesulitan menyalurkan bola ke area depan.

Mereka pada akhirnya malah kebobolan dari skema sepak pojok yang luput dari antisipasi pemain belakang.

Jalan yang harus ditempuh Belanda dan Jepang di Grup F juga masih cukup lapang.

Mereka masih sama-sama berpeluang menjadi juara grup atau runner up sekalipun.

Pada saat yang sama, mereka juga tetap harus memandang calon lawan yang akan dihadapi di pertandingan selanjutnya.

Masih ada Swedia dan Tunisia yang antre menjadi lawan bagi kedua tim.

(Tribunnews.com/Guruh)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas