Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Ini Tanggapan Eugene Kaspersky Terkat kasus Sony Pictures

Guardians of Peace telah menyerang Sony Pictures Entertainment dan merilis email internal melalui eksekutif senior perusahaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Ini Tanggapan Eugene Kaspersky Terkat kasus Sony Pictures
Sony
Logo Sony Pictures 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sony Pictures Entertainment memutuskan untuk membatalkan perilisan film kontroversial The Interview”, yang menggambarkan pembunuhan fiksi pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.

Pihak Sony Pictures mengatakan keputusan tersebut diambil setelah jaringan bioskop terbesar di Amerika Serikat menarik diri untuk menayangkan film tersebut dikarenakan adanya ancaman dari hacker. Sebuah kelompok hacker yang menamakan diri

Guardians of Peace telah menyerang Sony Pictures Entertainment dan merilis email internal melalui eksekutif senior perusahaan. Kelompok tersebut mengatakan penonton akan mengalami "nasib buruk" dan orang-orang yang tinggal dekat dengan bioskop yang menayangkan tersebut film harus meninggalkan rumah mereka.

 Menanggapi insiden peretasan kepada Sony Pictures Entertainment, CEO Kaspersky Lab, Eugene Kaspersky menyatakan, insiden peretasan Sony Pictures Entertainment mungkin yang pertama yang sangat dipublikasikan secara global.

"Aspek yang paling mengkhawatirkan. kelompok hacker ini mengancam akan melancarkan serangan teror. Saya tidak tahu apakah memang ada hubungan antara kelompok ini dan teroris," katanya, Juma t (19/12/2014).

Tentu saja, serangan seperti di industri hiburan juga sangat merusak dan mahal, tapi itu mungkin tidak seberbahaya seperti serangan terhadap infrastruktur kritis.

Dalam setiap kasus hal tersebut merupakan sinyal yang sangat kuat bahwa bahkan perusahaan hi-tech yang paling canggih pun tidak kebal terhadap serangan hacker, dan kita harus mempersiapkan diri untuk serangan yang sangat serius dan menyakitkan di masa depan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sayangnya, hal tersebut tidak mudah untuk mengatakan industri atau perusahaan mana yang akan menjadi target berikutnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas