Ribuan Netizen Merespon setelah Akun Perusahaan Ikut Berkicau Soal Haji Lulung
Haji lulung kalau pengen ke pantai, pantai nya yg di kirim lewat jne #SaveHajiLulung, tulis akun @pikokrawkest
Editor:
Yudie Thirzano
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DRPD DKI Jakarta Abraham Lunggana, lebih dikenal dengan sapaan Haji Lulung mendunia via Twitter.
Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Maman Firmansyah mengatakan kicauan lelucon tentang rekan separtainya itu dikoordinasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin merusak citra Lulung, sapaan akrab Abraham Lunggana.
Namun hingga Jumat (6/3/2015) malam, kicauan dengan tagar #SaveHajiLulung tak berhenti. Bahkan ikut dijawab oleh akun resmi merek ternama di jasa pengiriman barang, JNE.
Adalah Alfian Timotius via akun @pikokrawkest yang semula berkicau soal Haji Lulung dan JNE.
"Haji lulung kalau pengen ke pantai, pantai nya yg di kirim lewat jne #SaveHajiLulung," tulis akun @pikokrawkest, Jumat (6/3/2015).
Twitter mencatat kicauan itu dibuat pada pukul 9.55 pagi. Beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 2.15 akun resmi JNE yakni @JNE_ID menjawab.
"Maaf tidak bisa :) RT @pikokrawkest: Haji lulung kalau pengen ke pantai , pantai nya yg di kirim lewat jne #SaveHajiLulung," tulis akun @JNE_ID.
Jawaban @JNE_ID menuai ribuan respon termasuk 1.644 retweet dan 165 favorite. Sebagian besar netizen menjawab soal kicauan itu dengan nada canda.
Akun @JNE_ID dikenal sebagai salah satu akun merek dagang yang sudah terverifikasi oleh Twitter.

Di atas nama akun tertulis nama profil JNE Express dan terdapat tanda contren di sisi kanan.
JNE Express juga mencantumkan tulisan "Official Twitter JNE Express Across Nations". Tak hanya itu, ada pula alamat email, nomor telepon yang bisa dihubungi 24 jam hingga situs perusahaan.
Kegigihan Lulung
Sebelumnya, Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Maman Firmansyah mengatakan kicauan lelucon tentang Haji Lulung tidak berimbang.
"Saya kira ini sepihak dan tidak berimbang. Ada caci maki pada Haji Lulung. Itu kan dikoordinir dan kebanyakan bukan warga Jakarta," jawab Maman dikutip Kompas.com.
Maman juga menegaskan bahwa kegigihan yang diperlihatkan Lulung adalah untuk menjaga harkat martabat DPRD.
"Jangan direndahkan terus. Dia ingin perlihatkan bahwa tuduhan mengenai DPRD nipu dan macam macam, tukang peras, tidak benar. Dia ingin menampakkan itu," pungkas Maman.
Seperti diberitakan, setelah beberapa hari lalu media sosial Twitter diramaikan dengan hashtag atau tagar #SaveAhok, kali ini giliran #SaveHajiLulung yang menjadi trending topic.
Namun, bukannya untuk membela, isi dari tagar itu malah mengolok-olok Lulung. Bukan hanya kicauan bernada meledek, banyak juga meme atau gambar parodi senada tentang Lulung.
Tagar ini muncul setelah kericuhan yang terjadi usai rapat mediasi soal APBD 2015 antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan DPRD. Menjelang rapat berakhir, Lulung mendebat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyampaikan pernyataan penutup.
Baca tanpa iklan