Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Dalam Waktu Dekat Asus Naikkan Banderol Perangkatnya

Asus menjual produk PC desktop, laptop, smartphone, tablet, dan masih banyak jenis produk lain di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Dalam Waktu Dekat Asus Naikkan Banderol Perangkatnya
TRIBUN SUMSEL/M AWALUDDIN FAJRI
Model menunjukkan smartphone Asus ZenFone 2 di Hotel Pulman Jakarta, Selasa (21/4/2015). Asus ZenFone 2 merupakan smartphone pertama di dunia dengan RAM dual channel 4GB serta didukung dengan fitur kamera 13 megapixel yang mendukung fitur Low Light Mode. TRIBUNSUMSEL/M AWALUDDIN FAJRI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Semakin lemahnya nilai tukar rupiah ke dollar AS bakal berimbas ke harga produk yang dijual Asus. Jika tidak "sembuh" dalam waktu dekat ini, ada kemungkinan harga jual produk milik perusahaan asal Taiwan itu akan dinaikkan.

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Rex Lee, APAC General Manager Asus, kepada KompasTekno di sela-sela peluncuran ZenPad 7.0 di Jakarta, Kamis (27/8/2015).

Produk apa saja yang bakal mengalami peningkatan harga? Menurut Rex, kemungkinan besar nyaris semua lini produk Asus akan mengalami revisi harga.

Sekadar informasi, Asus menjual produk PC desktop, laptop, smartphone, tablet, dan masih banyak jenis produk lain di Indonesia.

Akan tetapi, masih belum diketahui seberapa besar peningkatan harga itu akan terjadi. "Kami akan menaikkan harga. Namun, kami belum memutuskan seberapa besar peningkatan tersebut," tutur Rex.

Pun demikian, Rex terdengar sedikit pesimis, nilai mata uang rupiah akan menguat dalam waktu dekat ini. Menurut prediksinya, situasi ini setidaknya bakal terjadi hingga akhir tahun 2015 ini.

"Saya dengar-dengar kejadian ini bisa sampai akhir tahun," beber Rex.

Rekomendasi Untuk Anda

Meskipun sudah ada rencana menaikkan harga, Asus masih belum akan menjalankannya. Menurut Rex, Asus bakal terus bertahan dengan label harga yang ada sekarang. Harga baru akan dinaikkan ketika nilai dollar AS sudah tidak bisa ditolerir lagi.

"Kami akan berupaya bertahan (di harga saat ini) selama mungkin," kata Rex.

Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas