Ajaib, Buah Tomat Bisa Digunakan untuk Mengisi Baterai Ponsel
Cukup sediakan satu buah tomat dan sebuah kabel USB anda sudah bisa mencharger smartphone anda.
Editor:
Rendy Sadikin
TRIBUNNEWS.COM - Saat baterai telepon genggam atau smartphone anda kehabisan daya sedangkan tempat untuk mengisi daya tidak ada.
Sekalipun Anda telah membawa charger mungkin hal itu membuat anda jengkel lantaran sedang asik mengakses media sosial ataupun sedang asik bermain game.
Apalagi kalau kondisinya listrik sedang padam, baterai kosong, pasti sangat bingung mencari tempat untuk mengisi daya.
Walaupun sudah ada powerbank, namun kalau itu juga habis mungkin anda bakal kerepotan juga.
Namun, Anda jangan khawatir, ada salah satu cara yang bisa anda coba saat menghadapi situasi seperti di atas.
Cukup sediakan satu buah tomat dan sebuah kabel USB anda sudah bisa mencharger smartphone anda.
Untuk melihat cara perakitannya dan melihat hasilnya anda bisa lihat video di bawah ini.
Silakan dicoba dan semoga berhasil.
Biang keladi di balik borosnya baterai ponsel Android
Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT), AS, mengungkap bahwa selama ini perangkat Android ternyata mengirim banyak data yang sebenarnya tidak penting.
Koneksi data yang terjadi di background ini juga disinyalir menjadi biang keladi baterai perangkat Android cepat sekali habis.
Para peneliti di MIT menyimpulkan bahwa data yang dikirim dan diterima secara sembunyi-sembunyi oleh sekitar 500 aplikasi populer di Android ternyata bukan data penting dan tidak ada hubungannya dengan fungsionalitas.
Sebagai contoh, aplikasi toko Walmart akan berkomunikasi dengan eBay manakala pengguna memindai suatu barcode produk tertentu.
Tidak ada efeknya bagi pengguna jika koneksi antara aplikasi Walmart dan eBay tadi terputus.
Dari 47 aplikasi yang dimodifikasi oleh peneliti MIT untuk membuktikan teorinya, 30 di antaranya berjalan normal. Sementara itu, sisanya hanya mengalami kendala minor, seperti iklan yang tidak muncul.
Namun, seperti dikutip dari Engadget, Senin (23/11/2015), semua data yang dikirim oleh Android tidak semuanya merugikan, atau kendala tersebut hanya terjadi pada jenis smartphoneAndroid tertentu.
Separuh dari data yang dikirim secara sembunyi-sembunyi itu adalah data terkait analitis, seperti crash dan laporan performa perangkat keserver Android, yang juga terjadi di platform iOS.
Contoh lain, beberapa data juga dibutuhkan agar aplikasi berjalan efektif, seperti menyimpan konten sehingga aplikasi tetap berjalan saat koneksi sedang offline.
Jika banyak pengembang membuat aplikasi mereka sering mengirim data yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan sistem, maka besar kemungkinan data pengguna berisiko tersebar.
Baca tanpa iklan