Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Google Tetap Paksakan Proyek Smartphone Murah di Indonesia Meski Tak Laku

Menurut laporan terakhir pada pertengahan 2015, hanya 1,4 jutaan unit smartphone Android One yang terjual

Google Tetap Paksakan Proyek Smartphone Murah di Indonesia Meski Tak Laku
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Model menunjukkan ponsel smartphone Android One kerjasama EVERCOSS dengan Google yang diberinama One X, di Jakarta Selatan, Kamis (5/1/2015). Ponsel berukuran 4,5 inci ini memiliki sistem operasi Android 5.1 Lollipop, 1 GB RAM, prosesor quad-core MediaTek dengan harga Rp 999 ribu. TRIBUNNEWS / HERUDIN 

Beberapa vendor yang menyanggupi standar Google pun akhirnya memproduksi perangkat yang benar-benar seragam satu sama lain. Alhasil, konsumen tak berminat karena minimnya opsi.

Apa itu Android One?

Google menempatkan Android One sebagai proyek yang akan membuat miliaran orang di seluruh dunia bisa mendapatkan smartphone murah, berkualitas, lalu terhubung ke internet.

Jadi, Android One bukan sekadar pengadaan ponsel murah, namun untuk menghubungkan penduduk dunia ke jagat maya.

Proyek tersebut diumumkan pertama kali dalam ajang kumpul developer tahunan "Google I/O" 2014.

Dalam kesempatan itu, Google mengatakan target utama Android One adalah negara berkembang seperti India, Indonesia, dan Filipina.

Pasalnya, penetrasi internet di negara berkembang masih kurang.

Salah satu halangannya adalah harga smartphone yang mahal. Maka Android One ditawarkan sebagai solusi karena harganya murah.

Google menggarap Android One dengan menggandeng sejumlah vendor lokal di masing-masing negara terpilih.

Raksasa internet itu menyediakan rancangan hardware yang dibutuhkan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas