Startup Gym dan Fitnes Malaysia Ambil Alih Groupon di Indonesia
Groupon Indonesia bakal menjadi anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh KFit. Sementara itu, induk Groupon akan menjadi pemegang saham strategis
Editor:
Fajar Anjungroso
TRIBUNNEWS.COM – Groupon mengumumkan telah melepas unit bisnisnya di Indonesia. Pembelinya adalah sebuah startup gym dan fitness asal Malaysia, KFit.
Informasi tersebut diungkapkan oleh CEO dan salah satu pendiri KFit Joel Neoh dalam akun Facebook pribadinya.
"Baru saja mengakuisisi Groupon Indonesia, perusahaan commerce lokal nomor 1 dengan lebih dari 1 juta pendaftar dan 15.000+ merchant," tulis Neoh.
Meskipun begitu, tak diungkap nilai kesepakatan dari transaksi tersebut. Diperkirakan, transaksi ini tidak melibatkan adanya pembayaran uang dalam bentuk tunai.
Sebagaimana dilansir dari TechCrunch, Senin (6/6/2016), indikatornya adalah posisi kedua perusahaan setelah kesepakatan pembelian terjadi.
Groupon Indonesia bakal menjadi anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh KFit. Sementara itu, induk Groupon akan menjadi pemegang saham strategis bagi KFit.
Rencananya proses pembelian akan selesai diurus pada kuartal III 2016.
Tidak diketahui akan seperti apa bisnis Groupon Indonesia ke depannya.
Apalagi keduanya memiliki bisnis yang cukup berbeda. Meskipun begitu, pihak KFit mengatakan tidak berencana mengubah model bisnis Groupon Indonesia.
Artinya, Groupon Indonesia akan tetap mengoperasikan sistem daily deals yang sudah lama dipakai.
Sekadar diketahui, sekitar tahun lalu, bisnis Groupon di sejumlah negara sempat ngadat. Salah satunya adalah bisnis di Indonesia.
Kala itu, dikatakan bahwa bisa saja unit bisnis di Indonesia dilepas, asalkan harga yang ditawarkan menarik.
KFit sendiri saat ini telah hadir di 10 kota di Asia Pasifik. Antara lain di negara-negara Asia Tenggara, Australia, Taiwan, serta Korea.
Perusahaan kebugaran tersebut sudah mengantongi pendanaan lebih dari 20 juta dollar AS. Investornya antara lain Sequoia Capital dan Innoven Capital.