Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Techno
LIVE ●
tag populer

Samsung Tekor 5,3 Miliar Dolar AS Akibat Kegagalan Galaxy Note 7

Untuk menebus hilangnya pendapatan lantaran kegagalan produksi Note 7, Samsung Electronics akan menggenjot penjualan Galaxy S7 dan S7 edge phone.

Editor: Choirul Arifin
zoom-in Samsung Tekor 5,3 Miliar Dolar AS Akibat Kegagalan Galaxy Note 7
ISTIMEWA
Samsung Galaxy Note 7 

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL-  Laba operasional Samsung Electronics Co Ltd kemungkinan besar akan terpangkas US$ 3 miliar pada dua kuartal ke depan. Ini akibat kegagalan Note 7 di pasar akibat baterai ponsel yang mudah terbakar.

Perkiraan ini membawa Samsung Electronics pada kerugian total sebesar US$ 5,3 miliar. Kurang dari dua bulan setelah peluncurannya, Samsung Electronics memutuskan untuk menghentikan penjualan Note 7 karena alasan keamanan. 

Berdasar keterangan resmi manajemen Samsung Electronics, Jumat (14/10/2016), perusahaan ini menghitung, kerugian yang dialami rinciannya, 2 triliun won di kuartal IV 2016 dan 1 triliun won di kuartal I 2016.   

Untuk menebus hilangnya pendapatan lantaran kegagalan produksi Note 7, Samsung Electronics akan menggenjot penjualan Galaxy S7 dan S7 edge phone.

Samsung Electronics juga akan membuat perubahan yang besar pada kualitas produk untuk meningkatkan keamanan produk ke depannya. 

Para investor dan analis berpendapat, Samsung harus bergerak cepat untuk meyakinkan pasar terkait keuangan perusahaan. Karena kerugian besar yang ditanggung Samsung tahun ini tidak bisa dianggap remeh. 

Reputasi yang tercoreng lebih sulit diperbaiki daripada kehilangan potensi keuntungan akibat recall produk yang dilakukan Samsung Electronics.

Rekomendasi Untuk Anda

Apalagi dalam persaingan sengit di industri ponsel pintar dewasa ini, akan mudah menjatuhkan perusahaan yang memiliki cela dalam bisnisnya. 

"Namun dampak penjualan pada ponsel model lainnya belum bisa diketahui," ujar Kim Sung-soo, fund manager LS Asset Management. 

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas