Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Jelajahi Tujuan Wisata di Australia Secara Virtual Melalui Qantas VR

Aplikasi ini memungkinkan pelanggan mengeksplorasi berbagai tempat wisata di Australia sebelum berkunjung ke sana secara fisik.

Jelajahi Tujuan Wisata di Australia Secara Virtual Melalui Qantas VR
IST
Ilustrasi UI Qantas VR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan asal Australia, Qantas, belum lama ini meluncurkan aplikasi virtual reality yang diberi nama Qantas VR. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan mengeksplorasi berbagai tempat wisata di Australia sebelum berkunjung ke sana secara fisik.

Aplikasi tersebut menampilkan pemandangan lanskap Australia yang khas melalui video virtual, termasuk cuplikan Uluru dan Kata Tjuta dari udara yang tidak pernah dilihat sebelumnya. Aplikasi ini menawarkan dua mode, yakni split screen bagi mereka yang memiliki headset atau Google Cardboard, dan lanskap 2D untuk bagi yang ingin melihat secara langsung melalui ponsel pintar. Melalui aplikasi ini, pengguna juga dapat memesan penerbangan Qantas ke tempat wisata yang dituju.

Group Executive Brand, Marketing, Corporate Affairs Qantas, Olivia Wirth, mengatakan bahwa aplikasi tersebut merupakan cara inovatif bagi wisatawan saat merencanakan perjalanan mereka ke Australia.

“Kami ingin agar aplikasi virtual reality kami yang baru bisa meningkatkan interaksi dengan para wisatawan, dengan menampilkan bagian-bagian dari Australia yang belum mereka ketahui," ujar Olivia Wirth dalam siaran persnya, Senin (14/11/2016).

“Para pelanggan kami sangat menyukai percobaan headset VR tahun lalu, tetapi kami ingin meningkatkan dan membuatnya lebih mudah diakses. Siapapun dengan ponsel iPhone atau Android dapat mencoba tur virtual ke Kakdu National Park, misalnya, lalu memesan penerbangan langsung dari aplikasi dan melihatnya secara langsung,” sambungnya.

Qantas VR bisa diunduh secara gratis dari App Store, Google Play, atau toko aplikasi headset yang kompatibel sehingga tersedia untuk pengguna iPhone, Android, Samsung Gear VR, Oculus Rift, dan peralatan HTC Vive. Dalam aplikasi yang dikembangkan oleh Start VR ini juga telah diluncurkan 13 video dan konten tambahan yang akan ditambahkan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan.

Adapun tahun lalu Qantas menawarkan virtual reality pertama kalinya kepada para pelanggan, dan melakukan uji coba pengalaman virtual reality pertama di industri dengan headset Samsung Gear VR di kabin dan ruang tunggu First Class mereka.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Danang Setiaji
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas