Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Mengenang 16 Tahun iPod yang Selamatkan Industri Musik dari Pembajakan

Tepat 16 tahun lalu pada 23 Oktober 2001, Apple memperkenalkan inovasinya bagi pencinta musik.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Mengenang 16 Tahun iPod yang Selamatkan Industri Musik dari Pembajakan
IST
Ilustrasi iPod generasi pertama 

TRIBUNNEWS.COM - Tepat 16 tahun lalu pada 23 Oktober 2001, Apple memperkenalkan inovasinya bagi pencinta musik.

Di tanggal itu, mendiang Steve Jobs meluncurkan iPod sebagai perangkat mungil yang mampu menyimpan ribuan lagu, dan didengarkan di mana pun dan kapan pun.

iPod bukanlah alat musik digital pertama, namun desain yang sederhana dan mudah digunakan menjadikannya pemutar musik digital populer saat itu.

Sayangnya, popularitas iPod kini tergantikan oleh 'saudaranya' iPhone yang mulai diperkenalkan Apple pada 2007 lalu.

iPhone kemudian lebih diminati, karena bisa bekerja seperti handphonesekaligus bisa memutar musik dan video.

Kini, Apple tidak lagi mengembangkan iPod dan telah menarik produk iPod Nano dan iPod Shuffle pada awal 2017. Sehingga, satu-satunya iPod yang masih beredar di pasaran adalah iPod Touch.

Titik awal reformasi industri musik dan teknologi

Rekomendasi Untuk Anda

iPod mungkin perlahan 'mati', tetapi musik akan tetap bersenandung dengan gaya baru. Merayakan ulang tahun iPod ke-16 berarti merayakan pula kelahiran industri musik digital.

Pengamatan , pasar perangkat digital audio semakin pesat baik dari platform maupun aksesorisnya.

Seperti headphone yang penjualannya pada tahun 2015 menembus angka 4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 54 miliar, dan diperkirakan menembus angka 15 miliar dollar AS atau Rp 200 miliar pada 2025 mendatang.

Pesatnya industri musik digital juga berlaku bagi para pengembang platform musik streaming.

Berdasarkan laporan International Federation of the Phonography Industry (IFPI) yang dilansir The Guardian, keuntungan musik streaming mencapai 15,7 miliar dollar AS, atau lebih dari Rp 200 miliar.

Sebanyak 112 juta penikmat musik yang menggunakan layanan streaming musik seperti Spotify, Apple Music, Joox, dan Tidal menyumbang 60 persen keuntungan bagi produser dan artis. 

Platform-platform ini merupakan 'penyelamat' industri musik dari gelombang pembajakan.

Baca: Aroma Balas Dendam Menguat Kala Barito Putera Jamu Bali United

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas