Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Go-Jek Tak Gentar Grab Akuisisi Uber, Lebih Sedikit Pemain, Jalur Jadi Lebih Mulus

Sebuah email yang sempat dibaca Reuters mengutip pandangan CEO Go-Jek Nadiem Makarim.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Go-Jek Tak Gentar Grab Akuisisi Uber, Lebih Sedikit Pemain, Jalur Jadi Lebih Mulus
KOMPAS IMAGES/OIK YUSUF
Nadiem Makarim, pendiri dan CEO Go-Jek 

Laporan Reporter Kontan, Hasbi Maulana 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penjualan bisnis Uber Technologies Inc di Asia Tenggara kepada Grab tentu menjadi perhatian bagi Go-Jek, salah satu pesaing terbesar industri pemanggil tumpangan online ini.

Banyak orang menanti-nanti apa kira-kira gebrakan yang bakal dikibaskan Go-Jek untuk mengantisipasi konsolidasi pesaing terbesarnya itu. 

Sebuah email yang sempat dibaca Reuters mengutip pandangan CEO Go-Jek Nadiem Makarim.

Reuters menulis, Nadiem menggambarkan kesepakatan Uber dengan Grab sebagai "peluang besar" karena lebih sedikit pemain berarti jalur lebih mulus bagi Go-Jek di Indonesia untuk melanjutkan dan memperdalam kepemimpinan pasar.

Bisa jadi pandangan itu bukan sekadar penyemangat bagi kalangan internal. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam email yang sama, terungkap bahwa Go-Jek akan mengumumkan ekspansi pertamanya ke negara lain di Asia Tenggara dalam "beberapa minggu ke depan".

Baca: Di Depan Para Kepala Daerah, Jokowi Semangati Gubernur dan Bupati Naik Karier Jadi Presiden

Baca: FOTO-FOTO BMW X3 Terbaru yang Akan Rilis di India, 19 April

Perusahaan startup unicorn ini juga berencana memperluas bisnis ke tiga negara Asia Tenggara lain pada pertengahan tahun ini, masih menurut email tersebut.

Di email tadi Nadiem tidak menyebutkan nama negara-negara yang ditargetkan untuk ekspansi, tetapi, menurut Reuters, Chief Technology Officer Go-Jek sebelumnya pernah mengatakan pihaknya bertujuan membuka operasi di Filipina tahun ini.

"Persiapan sedang berjalan dan dalam beberapa minggu ke depan peluncuran negara baru pertama kami akan diumumkan," kata email itu mengutip ucapan Makarim.

"Ini akan diikuti oleh tiga negara lain di Asia Tenggara pada pertengahan tahun ini."

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas