Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Techno
LIVE ●

Gradana Menang dalam Ajang Kompetisi AETP dari Pemerintah Swiss

Empat pemenang yang akan diberangkatkan ke Swiss di bulan Desember untuk bertemu calon investor

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Gradana Menang dalam Ajang Kompetisi AETP dari Pemerintah Swiss
ist
Co-founder Gradana, Angela Oetama 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perusahaan peer to peer lending khusus properti, Gradana, menjadi satu-satunya perwakilan startup bidang tekfin yang memenangi ajang The Asia Entrepreneurship Training Program (AETP) yang diadakan baru-baru ini oleh pemerintah Swiss.

Dari 250 startup yang berpartisipasi, terpilih 20 finalis yang berhak mengikuti babak berikutnya.

Finalis tersebut diseleksi lagi sehingga ditetapkan empat pemenang yang akan diberangkatkan ke Swiss di bulan Desember untuk bertemu calon investor ataupun mitra dalam program business matching. 

Menurut co-founder Gradana, Angela Oetama mengatakan, ajang ini merupakan validasi atas kehadiran Gradana sebagai platform yang menjembatani masalah kebutuhan pembiayaan properti yang selama ini sering dihadapi oleh masyarakat Indonesia bagi para peminjam dan sebagai alternatif investasi properti bagi para pendana.

“Awalnya kami hanya melayani pembiayaan pembelian rumah, lalu berdasarkan kebutuhan yang ada dan permintaan para konsumen, kami merambah ke pembiayaan sewa dengan GraSewa dan renovasi dengan GraRenov hingga yang terbaru melalui GraStrata untuk kebutuhan pembiayaan pembelian rumah secondary," kata Angela Oetama di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Dikatakannya, diversifikasi ini sebenarnya adalah respon kami terhadap berbagai kebutuhan pasar yang bermacam-macam terkait properti itu sendiri yakni biaya sewa dan renovasi pun cukup tinggi dari segi nominal.

Baca: Aplikasi Kelas Pintar Luncurkan Fitur Baru Tanya

Juga kebutuhannya dan permintaan an property secondary yang sudah siap untuk langsung digunakan dan dihuni serta secara harga biasanya lebih murah dari yang baru atau  primary.

Rekomendasi Untuk Anda

AETP (The Asia Entrepreneurship Training Program) hadir di Indonesia sebagai sebuah program yang diinisiasikan oleh Zürcher Hochschule für Angewandte Wissenschaften (ZHAW – Zurich University of Applied Sciences) dan Eidgenössische Technische Hochschule Zürich (ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology in Zurich.

Tujuan diselenggarakannya acara ini untuk mendapatkan startup-startup potensial dari kedua negara untuk dipertemukan dengan para venture capital dan stakeholders.

Angela mengatakan, menjadi pemenang dari ajang seperti ini tentu patut disyukuri dan sebagai sebuah startup, pihaknya masih ingin terus bertumbuh dan berkembang baik dari sisi pasar maupun dari sisi teknologi.

"Dengan dipertemukannya nanti di Swiss bersama calon-calon investor, kami berharap Gradana mendapatkan “cheaper cost of fund” untuk bisa melayani konsumen Indonesia dengan lebih luas lagi dan dengan rate yang semakin terjangkau," katanyma.

Angela mengungkapkan bahwa potensi pasar di Indonesia masih sangat luas dan terbuka.

Baca: Avanza Bekas di Situs Jual Beli Online sudah Laku 11 Hari Sejak Dipasarkan

Baru-baru ini, Gradana menjalin kerjasama dengan salah satu agen properti di kota Samarinda, Kalimantan.

Rencana pemerintah untuk memindahkan ibukota ke daerah Kalimantan berdampak positif terhadap pertumbuhan industri properti di sana.

Sebagai kota terbesar di pulau Kalimantan ditambah dengan rencana perpindahan ini, Samarinda memiliki potensi pasar properti yang cukup prospektif.

Tidak hanya pembelian properti, tambah Angela, Gradana pun memberikan solusi kepada warga Samarinda yang ingin menyewa rumah di kota tersebut.

Menurutnya, tidak semua orang memiliki kemampuan atau keinginan membeli rumah permanen karena alasan-alasan khusus.

“Misalnya, ada orang yang memang berencana tidak untuk menetap selamanya di Samarinda. Mungkin karena faktor pekerjaan yang membuat mereka harus berdomisili di sana. Maka fasilitas layanan kami seperti GraSewa bisa menjadi solusi. Apalagi tidak semua perusahaan menyiapkan tempat tinggal buat karyawan-karyawannya,” ujarnya.

Baca: Kabinet Baru, Jokowi Didesak Utamakan Menteri dari Partai Koalisi, Gerindra Ideal Jadi Oposisi

Luthfi Juharta, Associate di Coporate Venture Capital UMG Idealab dan Project Coordinator wilayah Jakarta dan Yogyakarta untuk Asia Entreprenuership Training Program mengamini apa yang dikatakan oleh Angela. Menurutnya, Gradana menunjukkan kinerja yang konsisten dalam pertumbuhan bahkan sejak pertama kali ikut pitching competition AETP di Jogjakarta.

“Jumlah lender dan borrower Gradana berkembang cukup pesat dan juga berhasil mendapatkan pendanaan. Saya sangat antusias melihat Gradana telah bisa berkolaborasi dengan startup lain dari AETP seperti Khaira Enery.”

Luthfi menambahkan, keempat startup yang akan berangkat ke Switzerland ini diharapkan dapat bekerjasama dengan para pemangku kepentingan di sana baik untuk investasi, penetrasi maupun kolaborasi untuk mengembangkan produk.

“Dalam kasus Gradana sendiri, kami dari panitia berharap dapat mendapatkan lenders dari Switzerland Institutions dengan bunga yang lebih rendah sehingga dapat memberikan bunga yang lebih atraktif untuk para borrower yang ingin membeli property di Indonesia,” ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas