Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Paling Siap Adopsi Virtual, Industri eSport Tetap Raih Cuan di Tengah Pandemi

"Kalau lihat data tahun 2019, penonton orang bermain game naiknya sangat signifikan," katanya

Paling Siap Adopsi Virtual, Industri eSport Tetap Raih Cuan di Tengah Pandemi
TRIBUN/HO
ILUSTRASI - Ketua penyelenggara Piala Presiden E-Sport Giring Ganesha berfoto bersama para pemenang Turnamen MPL Piala Presiden Esports 2020, di ICE BSD, Banten, Sabtu (2/2/2020). Aby Ramadhan menjuarai Turnamen MPL setelah mengalahkan Mohamad Miftakhul Fajar di babak grand final pada Sabtu 2 Februari 2020. MPL sebagai salah satu mitra penyelenggara Piala Presiden Esport 2020 memperkenalkan game kompetitif yg dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia dan diterima semua segmen. TRIBUNNEWS/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Industri gaming eSport boleh jadi satu-satunya yang tetap mengeruk pundi-pundi uang di saat sektor sejenis terkena dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

 Sebut saja, perfilman, kuliner, konser musik, kriya, pameran, fashion, desain, seni rupa, dan lainnya, mereka tidak dapat beroperasi akibat kebijakan PSBB hingga suplai bahan baku terganggu.

Baca: Ditemukan Kasus Positif Corona di Pasar Tanah Abang, Sejumlah Toko Ditutup

Direktur Kreatif Film, Televisi dan Animasi Kemenparekraf, Syaifullah Agam menuturkan hal itu lantaran industri gaming eSport paling siap mengadopsi virtual mulai dari kompetisinya, player sampai audience.

"Kalau lihat data tahun 2019, penonton orang bermain game naiknya sangat signifikan. Nah, industri game eSport ini tidak terdampak malahan jumlah pengguna dan penontonnya naik," ucap Syaifullah dalam diskusi virtual terkait potensi industri gaming di Indonesia, Selasa (30/6/2020).

Syaifullah mencontoh penyelenggaraan turnamen eSport dalam negeri seperti Piala Presiden Esports dan Game Prime sangat mungkin digelar melalui virtual tanpa mengurangi antusiasme penggemar.

Dia juga menjelaskan bahwa tiga tahun lalu kontribusi aplikasi dan game developer terhadap PDB ekonomi kreatif mencapai Rp19.115,1 miliar, jumlah tenaga kerja yang terserap 44.733 orang.

"Tren nonton game ini sekarang sama seperti nonton live turnamen bola, antusiasmenya sangat tinggi," tuturnya.

Baca: Ingin Direkrut Sebagai Pro Player eSport? Begini Tipsnya Termasuk Memiliki Mental Juara

Sementara Presiden Indonesia Esports Premier League (IESPL) Giring Ganesha menyampaikan turnamen Esports secara daring terbukti mampu menjangkau lebih banyak penonton terlebih lagi jika yang bertanding adalah tim besar.

"Di masa pandemi eSport semuanya online dan viewersnya juga bagus. Traffic naik. Tantangannya memang meyakinkan sponsor bahwa turnamen virtual juga bagus seperti turnamen offline (dengan penonton)," urai mantan vokalis Nidji tersebut.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas