Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

12 Ribu Desa Belum Ada Akses Internet Selama Pandemi, Sri Mulyani: Ini PR

Kebutuhan untuk membangun infrastruktur ICT menjadi penting karena saat ini banyak orang bekerja atau belajar dari rumah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Choirul Arifin
zoom-in 12 Ribu Desa Belum Ada Akses Internet Selama Pandemi, Sri Mulyani: Ini PR
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
INTERNET GRATIS - Anak-anak perumahan Duta Asri 5, Cibodas, Kota Tangerang, sedang mengikuti proses belajar secara online menggunakan jaringan internet gratis melalui program Rw Net di Masjid Dzawil Arham, Senin (24/8/2020). Program Rw Net diluncurkan Pemkot Tangerang sebagai solusi untuk membantu warga khususnya para pelajar yang kesulitan mendapatkan jaringan internet di masa pandemi Covid-19 ini. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, infrastruktur Information and Communications Technology (ICT) atau teknologi informasi menjadi penting saat pandemi Covid-19.

Baca: Sekolah Online, Kebutuhan Kuota Internet Meningkat Karena Aplikasi Video Call

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kebutuhan untuk membangun infrastruktur ICT menjadi penting karena saat ini banyak orang bekerja atau belajar dari rumah.

"Itu hanya bisa terjadi kalau ada infrastrukturnya. Kalau tidak ada ya tidak mungkin melakukan, sehingga kita kejar infrastruktur ICT itu, masih ada 12.000 lebih desa belum terkoneksi internet," ujarnya saat webinar, Senin (12/10/2020).

Menurut Sri Mulyani, infrastruktur teknologi informasi ini berbanding terbalik dengan rasio elektrifikasi yang sudah mendekati 100 persen.

Baca: Perlu Ponsel dan Data untuk Dukung Belajar Online? Samsung dan Telkomsel Punya Paket Bundling-nya

"Namun, konektivitas dari sisi internet belum 100 persen. Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) kita," katanya.

Selain itu, eks direktur pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, juga mendorong kualitas dari koneksi internet di Indonesia agar tidak hanya jangkauan saja.

Rekomendasi Untuk Anda

"Terhadap koneksi, ada yang disebut kualitas dari koneksi. Jadi, inilah yang kemudian kita coba lakukan ke depan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas