Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tahap Finalisasi Selesai, Mitratel Resmi Kuasai 6.050 BTS Milik Telkomsel

Telkomsel baru saja mengumumkan hasil finalisasi pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi ke MItratel

Tahap Finalisasi Selesai, Mitratel Resmi Kuasai 6.050 BTS Milik Telkomsel
NET
Telkomsel baru saja mengumumkan hasil finalisasi pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi atau BTS kepada anak perusahaan Telkom Indonesia yakni PT Dayamitra Telekomunikasi atau Mitratel. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Telkomsel baru saja mengumumkan hasil finalisasi pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi atau BTS kepada anak perusahaan Telkom Indonesia yakni PT Dayamitra Telekomunikasi atau Mitratel.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) yang telah disepakati kedua pihak pada Oktober 2020 lalu. Langkah Mitratel ini disebut akan berdampak positif bagi dua korporasi milik Telkom ini.

Baca juga: Opensignal: Merger Akan Bikin Aliansi Indosat-Tri Jadi Penantang Terkuat Telkomsel

Selain itu, langkah ini merupakan bagian dari upaya penataan portofolio bisnis bagi keberlangsungan dan pengembangan portofolio bisnis kedua perusahaan secara jangka panjang.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan Telkomsel menyepakati pengalihan kepemilikan menara BTS bersama Mitratel.

Baca juga: Sebut Netizen RI Paling Tidak Sopan, Microsoft Tutup Kolom Komentar, Ini Kata Pengamat Medsos

Pengalihan kepemilikan ini bertujuan untuk menguatkan fokus perusahaan selaku leading digital telco company melalui tiga pilar digital yang menjadi prioritas Telkomsel, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital service.

"Pengalihan kepemilikan menara telekomunikasi ini juga diharapkan mampu mengakselerasikan penataan portofolio di dalam Telkom Group sekaligus memperkuat kolaborasi di dalam Telkom Group secara holistik," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (27/2/2021).

Hal serupa juga disampaikan Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko.

Ardi mengatakan, selesainya pengalihan kepemilikan menara ini sekaligus memperkuat basis core business perseroan secara signifikan.

Sehingga langkah Mitratel ini mempertegas posisi sebagai salah satu provider menara telekomunikasi yang mempunyai jangkauan terluas dan terbesar di Indonesia.

"Ke depan, kami berharap melalui penguatan portfolio ini dapat menjadi modal utama untuk market expansion dan mendukung akselerasi implementasi jaringan 5G di Indonesia oleh Telkomsel. Selain itu, dengan adanya aksi korporasi ini turut berkontribusi dalam hal peningkatan value perseroan utamanya dalam persiapan kami melakukan unlock tower business," terangnya.

Sebagai informasi, pengalihan kepemilikan menara telekomunikasi dari Telkomsel ke Mitratel telah berjalan secara bertahap. Proses pengalihan ini sesuai dengan kesepakatan antara kedua belah pihak yang menyepakati adanya pengalihan kepemilikan dalan pengelolaan pada beberapa menara Telkomsel.

Pada tahap pertama, Oktober 2020 lalu yang Mitratel berhasil mendapatkan pengalihan 1.911 menara Telkomsel.

Terakhir, tahap finalisasi dilakukan untuk mengalihkan kepemilikan 4.139 menara, sehingga total keseluruhan terdapat 6.050 menara telekomunikasi yang secara resmi telah dialihkan Telkomsel ke Mitratel.

"Mitratel dan Telkomsel akan memaksimalkan hasil dari aksi korporasi ini untuk memperkuat rencana strategis membangun ekosistem digital yang berkelanjutan di Indonesia. Dengan begitu, kami dapat membuka lebih banyak lagi peluang dan kemungkinan bagi masyarakat Indonesia dalam mengakselerasikan gaya hidup digitalnya melalui pemanfaatan berbagai produk dan solusi digital terdepan yang customer-centric dari Telkomsel," tutup Setyanto.

Ikuti kami di
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas