Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sempat Disetop, Kominfo Buka Kembali Lelang Pita Jaringan 2,3 Ghz

Bagi peserta yang ingin mengikuti lelang diharuskan memenuhi sejumlah syarat, misalnya mengambil dokumen seleksi Rabu 17 Maret 2021 di Wisma Antara

Sempat Disetop, Kominfo Buka Kembali Lelang Pita Jaringan 2,3 Ghz
trademarket.com
Ilustrasi tower 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah sempat disetop Kementerian Komunikasi dan Informatika kembali membuka seleksi penggunaan pita frekuensi radio 2,3 Ghz.

Seleksi untuk pita jaringan bergerak seluler ini dilakukan pada tiga blok dengan rentang 2360-2390 MHz dan lebar masing masing 10 Mhz.

Adapun pembukaan pita jaringan ini atau refarming untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2021.

"Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,3 Ghz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2021 dinyatakan Dibuka," tulis pihak Kementerian Kominfo, diikutip laman resmi Kominfo, Senin (15/3/2021).

Selain itu, Kominfo menyebut tujuan seleksi refarming ini adalah untuk menambah pita frekuensi radio untuk Penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler agar meningkatkan kapasitas jaringan bergerak seluler.

Karena penggunaan jaringan seluler yang meningkat, maka hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan bergerak seluler.

Baca juga: Partisipasi Berantas Covid-19, Karyawan Operator Seluler Donor Plasma Konvalesen

Refarming ini juga bertujuan mendorong penggelapan infrastruktur jaringan bergerak seluler dengan teknologi generasi keempat atau 4G/LTE.

"Dan jika memungkinkan juga terimplementasikannya teknologi generasi kelima (5G/IMT-2020), serta mengoptimalkan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) khususnya dari Biaya Hak Penggunaan (BHP) spektrum frekuensi radio," tulis Kominfo.

Akan ada tiga blok yang diseleksi Kominfo yang terdiri dari peserta yang  mengajukan penawaran minimal satu blok. Jadi tidak akan ada pembatasan jumlah blok yang bisa didapatkan nantinya.

Bagi peserta yang ingin mengikuti lelang diharuskan memenuhi sejumlah syarat, misalnya mengambil dokumen seleksi pada Rabu 17 Maret 2021 di Wisma Antara Jakarta. Selain itu peserta juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan terkait dokumen seleksi dan menghadiri rapat pembelian penjelasan.

Syarat lain yang harus dipenuhi di antaranya adalah mepampirkan surat kuasa, menyampaikan alamat email dan nomor perwakilan peruahaan, salinan identitas diri pada kuasa dan pihak yang diberikan kuasa, serta saat mengambil dokumen seleksi pihak yang diberikan kuasa harus menunjukkan kartu identitas asli.

Baca juga: Suharso Monoarfa : Pemindahan Ibu Kota Baru dilakukan Bertahap Mulai 2024 

Seperti diketahui, Kominfo pernah mengadakan lelang untuk frekuensi yang sama dan telah mendapatkan pemenang. Dari pemilihan itu ada tiga pemenang lelang yakni Telkomsel, Hutchison 3 Indonesia dan Smartfren dengan masing-masing penawaran Rp114,867 miliar.

Namun, lelang tersebut dihentikan pada Januari lalu. Kominfo beralasan keputusannya tersebut dilakukan karena memperhatikan setiap proses seleksi terkait peraturan perundang-undangan berkaitan dengan PNBP di Kominfo, termasuk PP No 80 Tahun 2015.

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
berita POPULER
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas