Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Techno
LIVE ●

Tak Mau Kecolongan, WhatsApp Hapus 2 Juta Akun Tiap Bulan Cegah Konten Abnormal

lebih dari 2 juta akun yang dinonaktifkan oleh WhatsApp tiap bulan. Kasus pelanggaran itu terjadi dan diketahui 70 persen diidentifikasi

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Tak Mau Kecolongan, WhatsApp Hapus 2 Juta Akun Tiap Bulan Cegah Konten Abnormal
DigitBin
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Langkah antisipasi digunakan aplikasi percakapan WhatsApp untuk menjaga perusahaan milik Facebook ini tetap baik di mata dunia.

Bahkan WhatsApp tak segan-segan menghapus akun yang melanggar ketentuan. WhatsApp mengungkapkan harus turun tangan unruk menonaktifkan sekitar dua juta akun setiap bulannya.

Akun-akun itu ditindak lantaran dianggap melakukan perilaku abnormal di platform tersebut. Seperti diketahui, banyak modus kejahatan siber seperti penipuan, doxing hingga peretasan akun yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Baca juga: Polri: Virtual Police Tidak Memasuki Area Privat di Whatsapp

Manager Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia Esther Samboh mengatakan, lebih dari 2 juta akun yang dinonaktifkan oleh WhatsApp tiap bulannya. Kasus pelanggaran itu terjadi dan diketahui 70 persennya berhasil diidentifikasi oleh sistem.

"WhatsApp menonaktifkan 2 juta akun tiap bulan. Penonaktifan akun-akun itu dilakukan setelah diketahui oleh sebuah sistem keamanan. Kebanyakan atau sekitar 70 persennya diidentifikasi oleh sistem bahwa akun-akun tersebut melakukan perilaku abnormal, bukan berdasarkan dari laporan pengguna," kata Esther, dalam sebuah diskusi webinar, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Bos WhatsApp Blak-blakan Lebih Pilih Ponsel Android Ketimbang iPhone, Apa Alasannya?

Penindakan tegas pada akun-akun itu karena melakukan sebuah tindakan abnormal. Tindakan yang dimaksud oleh WhatsApp itu di antaranya seperti meneruskan pesan berkali-kali, sembarangan mengundang pengguna lain ke grup tanpa sekehendak orang yang diundang, dan lain-lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Esther menjelaskan bahwa 2 juta akun yang dinonaktifkan oleh WhatsApp itu merujuk pada data WhatsApp global dan bukan per wilayah negara.

"Jadi akun-akun itu telah teridentifikasi oleh sistem karena melakukan tindakan abnormal. Sementara data terbarunya berasal dari data global rata-rata ada 2 juta akun yang dinonaktifkan tiap bulannya," jelas Esther.

Sebagai informasi, aplikasi WhatsApp tercatat masih menjadi platform chat terbesar di dunia. WhatsApp memiliki lebih dari 2 miliar pengguna di seluruh dunia dan 90 persen percakapan yag terjadi di WhatsApp adalah percakapan privat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas