Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Babak Baru Bisnis Kecerdasan Buatan sebagai Agen Virtual di Industri Telekomunikasi

Pihaknya menyebutkan, agen-agen virtual dari Neuro.net memiliki tingkat kemiripan dan respon yang sangat tinggi layaknya manusia.

Babak Baru Bisnis Kecerdasan Buatan sebagai Agen Virtual di Industri Telekomunikasi
istimewa
Neuro.net sedang mengembangkan alat untuk membuat robot suara dan membangun saluran komunikasi berdasarkan kecerdasan buatan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Sanusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki babak baru di era pandemi, kinerja bisnis di industri telekomunikasi kian menjadi sorotan.

Ketergantungan masyarakat pada jasa internet dan konektivitas semakin meningkat seiring kebutuhan untuk bekerja dan belajar dari rumah serta akses ke tayangan hiburan di platform digital.

SEA Regional Business Development Manager Neuro.net Yustin Noval mengatakan, Indonesia dan hampir sebagian besar negara di dunia telah melewati masa “tak terprediksi” di tahun 2020. Saat ini, cara berkomunikasi “normal yang baru” terbentuk, mengkombinasikan teknologi lama dengan teknologi di era baru.

Yustin memaparkan, perusahaannya menerima peningkatan permintaan terhadap layanan contact center dari beberapa operator telekomunikasi di beberapa negara.

Seperti diketahui, Neuro.net adalah perusahaan internasional yang menyediakan contact center dengan layanan otomasi yang berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Baca juga: Delameta Uji Coba Internet Starlink Elon Musk

“Jika bicara global, perusahaan kami saat ini mencatat kenaikan trafik panggilan sampai 30 persen persen setiap bulannya.

Banyaknya permintaan dari pelanggan membuat perusahaan-perusahaan mitra kami juga harus siap ekstra untuk melayani setiap panggilan dengan cepat dan efisien,” tuturnya, Minggu (4/4/2021).

Startup pengembang teknologi kecerdasan buatan (Artifical Intelligence - AI) yang berbasis di Amerika Serikat ini memberikan layanan contact center berbasis voice-AI dengan lebih dari 10 perusahaan telekomunikasi yang tersebar di lebih dari lima negara.

Baca juga: Wujudkan Pemerataan Akses Internet, Telkom Selenggarakan IndiHome Wonderful Papua

Meningkatnya trafik panggilan tidak membuat perusahaan menurunkan kualitas layanan pelanggannya, karena agen virtual AI memiliki tingkat produktivitas dan kapasitas hingga 200 ribu hingga 500 ribu panggilan per hari, bahkan dapat dimaksimalkan hingga jutaan panggilan per hari secara bersamaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Sanusi
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas