Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Techno
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Electronics Arts Dibobol Hacker, Data Gamers di FIFA21 dan Battlefield Bocor

Peretas yang membobol sistem keamanan EA  dikabarkan sudah mulai memasarkan data pengguna.

Electronics Arts Dibobol Hacker, Data Gamers di FIFA21 dan Battlefield Bocor
ABC
Pengembang konsol permainan Electronics Arts (EA) jadi korban peretasan yang dilakukan oleh hacker. Akibatnya, source code dari game sepakbola terkemuka FIFA 21 berhasil jatuh ke tanga  hacker. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengembang konsol permainan Electronics Arts (EA) jadi korban peretasan yang dilakukan oleh hacker. Akibatnya, source code dari game sepakbola terkemuka FIFA 21 berhasil jatuh ke tanga  hacker.

Hacker juga membobol engine game Frostbite yang di dalamnya banyak memuat data pengguna dari sejumlah game buatan EA seperti Battlefield.

Menurut laporan New York Times, Jumat (11/6/2021), peretas yang membobol sistem keamanan EA  dikabarkan sudah mulai memasarkan data pengguna. Hacker tersebut diketahui menjual hasil dataa curiannya di sejumlah forum-forum hacking.

Meski demikian, hacker itu membatasi penjualan data pengguna EA itu kepada komunitas hacker yang namanya sudah terkenal. Dalam aksinya, hacker yang membobol sistem EA juga berhasil mencuri sourc code yang merupakan komponen penting dalam database developer game itu.

Source code adalah sebuah kumpulan data penting dalam pemrograman game. Jika itu bocot dan jatuh ke tangan-tangan jahat akan menjadi masalah yang sangat besar untuk perusahaan game yang telah memproduksi banyak genre permainan itu.

Baca juga: Kominfo Telusuri Dugaan Data 279 Juta Penduduk Indonesia Bocor di Forum Hacker

EA mengkonfirmasi jika beberapa source code dan beberapa alat pemrograman game yang memang dicuri oleh hacker. Namun mereka menjanjikan kalau tak ada data pemain yang bocor dalam peretasan tersebut.

Baca juga: 6 Aktivis ICW Alami Peretasan Aplikasi WhatsApp Saat Diskusi Bersama Eks Pimpinan KPK

Sebelumnya aksi serupa juga terjadi pada konsol game besar, seperti The Witcher, cyberpunk 2077, dan Call of Duty yang diretas komunitas bernama Projekt Red. Termasuk bocornya banyak game SNES dan Nintendo 64 termasuk Super Mario Kart dan game Zelda yang belum dirilis.

Selain source code milik EA yang berhasil diretas, hacker itu juga mengklaim punya SDK dan API milik Microsoft Xbox dan Sony, yang juga mereka jual di forum yang sama. Secara total, mereka menjual data curian sebesar 780 GB.

Ikuti kami di
Penulis: Fandi Permana
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas