Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Blokir Facebook dan Instagram, Rusia Sebut Meta Organisasi Ekstremis

Rusia juga menyebut bahwa Meta yang merupakan perusahaan induk Facebook dan Instagram sebagai organisasi ekstremis

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hari Darmawan
zoom-in Blokir Facebook dan Instagram, Rusia Sebut Meta Organisasi Ekstremis
IST
Blokir Facebook dan Instagram, Rusia Sebut Meta Organisasi Ekstremis 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rusia secara resmi memblokir platform milik Meta yaitu Facebook dan juga Instagram di negaranya. Hal tersebut telah diputuskan oleh pengadilan Rusia.

Selain itu menurut laporan The Guardian pada Rabu (23/3/2022), Rusia juga menyebut bahwa Meta yang merupakan perusahaan induk Facebook dan Instagram sebagai organisasi ekstremis.

Pengadilan Distrik Tverskoy Moskow menyetujui permintaan jaksa untuk melarang dua platform itu karena dianggap melakukan tindakan ekstrimis.

Baca juga: Pengadilan Rusia Resmi Melarang Penggunaan Facebook dan Instagram, Kecuali WhatsApp

Hal ini merupakan Rusia usai Meta mengizinkan ujaran kebencian, atau yang disebut Russophobia, ke Presiden Vladimir Putin dan tentara Rusia.

Facebook sudah dibatasi aksesnya di Rusia sejak awal Maret. Sementara Instagram sudah diblokir pada seminggu lalu.

Meski begitu pengadilan tidak melarang platform Meta lainnya, WhatsApp. Alasannya, aplikasi itu adalah sarana komunikasi, bukan sumber informasi.

Baca juga: David Beckham Serahkan Akun Instagram ke Dokter Ukraina di Kharkiv

Rekomendasi Untuk Anda

Selama persidangan, dinas keamanan FSB Rusia menuduh Meta karena menciptakan realitas alternatif, di mana perusahaan menyerukan ujaran kebencian ke Rusia.

"Kegiatan Meta ditujukan ke Rusia dan angkatan bersenjatanya," kata perwakilan FSB, Igor Kovalevsky di pengadilan, dikutip dari The Guardian.

Tapi jaksa Rusia mengatakan kalau mereka tidak akan menuntut warga ataupun organisasi di Rusia yang berusaha mengakses dua platform itu. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas