Tribun Techno

Soal Bjorka, Menteri Johnny Plate Pastikan Pemerintah Serius Tangkal Serangan Siber

Menkominfo Johnny G Plate mengatakan, keseriusan Pemerintah terlihat dari adanya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Data

Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Soal Bjorka, Menteri Johnny Plate Pastikan Pemerintah Serius Tangkal Serangan Siber
Tribunnews.com/Naufal Lanten
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan, bahwa Pemerintah serius menanggapi adanya ancaman peretasan data atau keamanan siber di lembaga negara hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan, bahwa Pemerintah serius menanggapi adanya ancaman peretasan data atau keamanan siber di lembaga negara hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, keseriusan Pemerintah terlihat dari adanya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Data.

Satgas tersebut terdiri dari Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Kementerian Kominfo.

Baca juga: Diduga Bantu Hacker Bjorka Bikin Akun Telegram, Pemuda Asal Madiun Jadi Tersangka, Ini Motifnya

Seperti diketahui, nama Bjorka kini menjadi buah bibir di dunia jagat maya dalam beberapa waktu belakangan.

Hal ini setelah peretas atau hacker tersebut mengklaim telah membocorkan data-data seperti data kartu SIM, KPU, PLN, hingga dokumen para pejabat.

"Terkait dengan serangan siber dan kebocoran data, Bapak Presiden sudah mengarahkan untuk membentuk satuan tugas yang terdiri dari BSSN, Kominfo, Kepolisian, dan Badan Intelijen Negara," ucap Johnny di Kawasan Komplek Widya Chandra Jakarta, Jumat (16/9/2022).

"Kami sudah rapat di bawah koordinasi Menteri Polhukam. Yang mana saat ini sedang disiapkan payung hukumnya. Timnya juga sudah diusulkan," sambungnya.

Menkominfo juga mengungkapkan, dengan adanya Satgas Perlindungan Data, diharapkan para hacker yang mengancam kedaulatan ruang digital di Indonesia dapat segera ditangani dengan baik sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

"Tahapan selanjutnya ya tergantung tim itu untuk penanganan menyeluruh berkaitan dengan serangan siber di ruang digital Indonesia," pungkasnya.

Baca juga: Polri: Masyarakat Jangan Ikuti Perbuatan Bjorka

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas