Tribun Techno

Apple Ancam Blokir Twitter, Elon Musk: Kami akan Buat Ponsel Khusus 

Musk menyampaikan bahwa platform sosial media yang baru diakuisisinya saat ini tengah mengalami tekanan dari para raksasa teknologi, termasuk Apple

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Muhammad Zulfikar
zoom-in Apple Ancam Blokir Twitter, Elon Musk: Kami akan Buat Ponsel Khusus 
Pinterest
Elon Musk, CEO Tesla Inc dan SpaceX yang kini resmi beli Twitter. Elon Musk mengungkapkan rencana baru untuk membuat produk smartphone khusus. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com  Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA – CEO baru Twitter Elon Musk mengungkapkan rencana baru untuk membuat produk smartphone khusus.

Pernyataan tersebut dilontarkan Elon Musk setelah Apple Inc melarang kehadiran platform berlogo burung itu dari  toko aplikasi Appstore.

Melalui cuitan di akun Twitternya Musk menyampaikan bahwa platform sosial media yang baru diakuisisinya saat ini tengah mengalami tekanan dari para raksasa teknologi, termasuk Apple Inc yang berencana memblokir platform berlogo burung itu.

Baca juga: Apple Ancam Hapus Aplikasi Twitter dari App Store, Elon Musk Mengaku Tak Tahu Apa Alasannya

"Apple juga mengancam akan menahan Twitter dari App Store miliknya, tetapi tidak memberi tahu kami alasannya," ungkap Musk dalam utas Twitter, pada Senin (28/11/2022).

Apple hingga kini belum mengungkap rencana pemblokiran itu ke publik, namun menurut salah satu informan kepercayaan Elon Musk perseteruan ini muncul karena moderasi konten di Twitter sebagai imbas dari kebijakan Musk yang melonggarkan aturan kebebasan berbicara di Twitter.

Dengan mengaktifkan kembali akun yang sebelumnya diblokir, termasuk akun Twitter mantan Presiden Donald Trump, akun parodi Babylon Bee, dan penulis Jordan Peterson, yang telah ditangguhkan karena melanggar peraturan Twitter sebelumnya. Namun secara mengejutkan pada pekan lalu Elon Musk membuka penangguhan tersebut.

Baca juga: Elon Musk akan Luncurkan Centang Biru, Emas, dan Abu-abu di Twitter, Apa Bedanya?

Apple hingga kini masih enggan memberikan komentarnya atas permasalahan ini, namun Musk meyakini apabila rencana pemblokiran yang dilakukan Apple pada Twitter karena kebijakan yang di rilis Musk dianggap bertentangan dengan aturan raksasa teknologi asal AS itu.

“Apple sebagian besar menghentikan iklan di Twitter. Apakah mereka membenci kebebasan berbicara di Amerika?" ujar tweet Musk.

Tak hanya Apple, belakangan raksasa alphabet Google dilaporkan tengah merencanakan penghapusan aplikasi Twitter dari toko aplikasi playstore.

Meski masih dalam tahap wacana dan belum dikonfirmasi kebenarannya namun mengantisipasi hal tersebut terjadi, Elon Musk mengungkap bahwa pihaknya telah memiliki langkah alternatif  bagi pengguna setia Twitter agar mereka tetap bisa mengakses platform sosial media tersebut meski telah dihapus Apple dan Google.

Baca juga: Rilis Transformasi Baru, Elon Musk Hadirkan Cek Emas dan Abu-Abu di Twitter

Salah satunya dengan membuat handphone (ponsel) khusus yang memungkin pengguna untuk mengakses Twitter tanpa harus mendownload aplikasi itu lewat Appstore ataupun Playstore.

Ide ini pertama kali dimunculkan oleh podcaster Liz Wheeler saat membalas cuitan  Elon Musk di Twitter, Wheeler mengusulkan agar Musk merilis ponsel jenis baru sehingga pengguna dapat mengakses Twitter

Selain memudahkan akses pengguna, langkah ini disinyalir dapat menjadi penolong masa depan Twitter di tengah pembatasan yang dilakukan sejumlah toko aplikasi.

Mengingat Apple merupakan salah satu pengiklan terbesar di Twitter dengan jumlah donasi sebanyak satu  juta dollar AS atau setara 755,6 miliar untuk (satuan kurs Rp 15.735), namun imbas kebijakan baru tersebut kini Twitter juga terancam kehilangan sumber pendapatan terbesarnya.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas