Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Jaga Keberlangsungan Bisnis, Pinterest Lakukan PHK Terhadap 150 Karyawan

PHK tersebut dilakukan sebagai strategi jangka panjang dalam menyeimbangkan bisnis perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
zoom-in Jaga Keberlangsungan Bisnis, Pinterest Lakukan PHK Terhadap 150 Karyawan
Dok. Jobplanet
Ilustrasi PHK. Perusahaan pencarian gambar digital yang berbasis di Amerika Serikat, Pinterest Inc, mengumumkan pemangkasan kurang dari 5 persen tenaga kerjanya atau sekitar 150 staff dari total 4.000 karyawan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, SAN FRANSISCO – Badai pemutusan hubungan kerja atau PHK di perusahaan teknologi tampaknya belum akan berakhir.

Terbaru, perusahaan pencarian gambar digital yang berbasis di Amerika Serikat, Pinterest Inc, mengumumkan pemangkasan kurang dari 5 persen tenaga kerjanya atau sekitar 150 staff dari total 4.000 karyawan.

Pengumuman mengenai PHK ini disampaikan langsung oleh perusahaan pada Rabu (1/2/2023).

Baca juga: 840 Karyawan Produsen Kendaraan Listrik Rivian Kena PHK

Dalam sebuah pernyataan, manajemen Pinterest mengatakan bahwa PHK tersebut dilakukan sebagai strategi jangka panjang dalam menyeimbangkan bisnis perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Kami sedang membuat perubahan organisasi untuk lebih jauh menyiapkan kami demi memenuhi prioritas perusahaan dan strategi jangka panjang kami," kata juru bicara Pinterest, mengutip Reuters, Kamis (2/1/2023).

Pinterest akan memberikan kompensasi terhadap karyawan yang terkena PHK, yakni berupa paket pesangon, tunjangan dan sejumlah fasilitas lainnya selama masa transisi tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain Pinterest, terdapat beberapa perusahaan teknologi lain yang telah terlebih dahulu mengumumkan PHK yakni di antaranya, PayPal (2.000 karyawan), Google (12.000 karyawan), Microsoft (10.000 karyawan), Salesforce 7.000 karyawan), IBM (3.900 karyawan) dan SAP (3.900 karyawan).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas