Berikut Daftar Negara yang Larang ChatGPT, China Hingga Suriah
Regulator Italia sebelumnya telah meminta OpenAI selaku pengembang aplikasi ChatGPT untuk menyelesaikan masalah tersebut dalam 20 hari.
Penulis:
Nur Febriana Trinugraheni
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA - Italia memutuskan untuk melarang ChatGPT setelah muncul laporan mengenai masalah pelanggaran privasi seputar chatbot kecerdasan buatan (AI) tersebut.
Regulator Italia sebelumnya telah meminta OpenAI selaku pengembang aplikasi ChatGPT untuk menyelesaikan masalah tersebut dalam 20 hari.
Namun, Italia bukan satu-satunya negara yang melarang ChatGPT. Ada beberapa negara di dunia yang melarang platform AI tersebut karena berbagai alasan.
Baca juga: Otoritas Italia Panen Kecaman Usai Blokir ChatGPT
Dilansir dari Live Mint, berikut daftar negara-negara yang melarang ChatGPT.
1. China
Negara ini dikenal memiliki aturan ketat terhadap situs web dan aplikasi asing. Selain itu, karena hubungan yang menegang antara China dan Amerika Serikat, Beijing tampaknya tidak akan membiarkan platform seperti ChatGPT dapat digunakan oleh pengguna di China.
China juga memiliki kekhawatiran mengenai kemungkinan AS dapat memanfaatkan platform AI tersebut untuk menyebarkan informasi yang salah dan mengubah narasi global.
2. Rusia
Moskow prihatin dengan potensi penyalahgunaan platform AI tersebut oleh pihak asing. Tidak hanya itu, Rusia juga terjebak dalam perang tidak langsung dengan negara-negara Barat, sehingga Moskow tidak dapat membeli platform seperti ChatGPT.
3. Korea Utara
Rezim Kim Jong-un membatasi penggunaan internet dan negara praktis memantau setiap aktivitas internet di Korea Utara. Dalam situasi seperti itu, tidak mengherankan jika pemerintah Korea Utara melarang platform buatan AS seperti ChatGPT.
4. Iran
Negara timur tengah ini juga dikenal dengan regulasinya yang ketat dan saat ini sedang memulihkan diri dari protes massal, yang dilancarkan setelah kematian Mahsa Amini yang tewas setelah ditahan polisi moral karena dianggap tidak berpakaian sesuai aturan.
Hubungan antara Iran dan AS juga memburuk setelah pemerintahan Donald Trump menarik diri dari pakta nuklir.
5. Kuba
Pemerintah Kuba juga membatasi penggunaan ChatGPT dan memiliki peraturan ketat seputar penggunaan internet.
6. Suriah
Negara yang dilanda perang saudara ini memiliki banyak masalah dalam hal penyebaran informasi yang salah dan tidak ingin mengambil risiko lebih besar dengan platform AI ChatGPT, yang dikembangkan oleh perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat.