Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Twitter Ancam Ambil Tindakan Hukum terhadap Threads, Tuduh Meta Menyalahgunakan Rahasia Dagang

Twitter tengah menimbang untuk mengambil tindakan hukum terhadap Threads. Pihak Twitter menuduh Meta menyalahgunakan rahasia dagang.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Twitter Ancam Ambil Tindakan Hukum terhadap Threads, Tuduh Meta Menyalahgunakan Rahasia Dagang
Instagram/ElonMuskOfficial/zuck
Elon Musk (kiri) dan Mark Zuckerberg (kanan). - Akibat dari perilisan aplikasi Threads, pihak Twitter akan mengambil langkah hukum karena dianggap menyalahgunakan rahasia dagang. 

TRIBUNNEWS.COM - Twitter saat ini tengah mempertimbangkan untuk membawa ke jalur hukum terkait perilisan aplikasi baru milik Meta, Threads.

Aplikasi Threads yang dirilis pada Rabu (5/7/2023) lalu, disebut oleh bos Meta sebagai alternatif yang ramah.

Dalam perilisannya, kurang dari 24 jam aplikasi Threads telah mendulang pengguna baru lebih dari 30 juta orang.

Tak dipungkiri, tampilan dan nuansa dari Threads ini sangat mirip dengan Twitter.

Menanggapi perilisan Threads, pemilik Twitter, Elon Musk menganggap persaingan baik-baik saja dan tidak ada kecurangan yang dilakukan.

Namun, terdapat klaim yang menganggap Threads telah dibantu oleh mantan staf Twitter.

Baca juga: Baru 24 Jam Rilis, Threads Sudah Ciptakan 95 Juta Postingan dan 30 Juta Pengguna Baru

Melalui outlet berita Semafor, pengacara Twitter, Alex Spiro mengirimkan surat kepada CEO Meta, Mark Zuckerberg pada Rabu.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam surat tersebut menyatakan, Meta telah melakukan penyalahgunaan rahasia dagang Twitter dan kekayaan intelektual lainnya secara sistematis, disengaja, dan melanggar hukum.

Secara khusus, Spiro menuduh bahwa Meta telah memperkerjakan lusinan mantan karyawan Twitter yang "memiliki akses ke rahasia dagang dan informasi sangat rahasia lainnya".

Hal tersebut dianggap Twitter telah membantu Meta dalam mengembangkan Threads.

"Twitter bermaksud untuk secara ketat menegakkan hak kekayaan intelektualnya, dan menuntut agar Meta mengambil langkah segera untuk berhenti menggunakan rahasia dagang Twitter atau informasi yang sangat rahasia lainnya," tulis surat tersebut, dikutip dari BBC.

Elon Musk (kiri) dan Mark Zuckerberg (kanan).
Elon Musk (kiri) dan Mark Zuckerberg (kanan). (Instagram/ElonMuskOfficial/zuck)

Baca juga: Threads: Instagram luncurkan aplikasi untuk menyaingi Twitter

"Twitter memiliki semua hak, termasuk, namun tidak terbatas pada, hak untuk mencari solusi perdata dan ganti rugi tanpa pemberitahuan lebih lanjut," lanjut surat tersebut.

Meski begitu, baik Musk maupun Zuckerberg telah mengakui persaingan atas Threads, berfungsi sebagai aplikasi mandiri.

Saat diluncurkan di 100 negara, Zuckerberg telah memposting gambar di Twitter setelah 11 tahun lamanya tidak merambah ke media sosial ini.

Tak lama setelah itu, dan ketika kata "Threads" menjadi trending topic, Musk menyinggung soal penyerangan.

"Lebih baik diserang oleh orang asing di Twitter, daripada menikmati kebahagiaan palsu Instagram menyembunyikan rasa sakit," tulis Musk.

Baca juga: Threads, Aplikasi Baru dari Instagram yang Akan Menggeser Twitter?

Sementara itu, CEO Twitter Linda Yaccarino mengatakan, Twitter merupakan aplikasi yang sering ditiru.

Meski begitu, kata Yaccarino, aplikasi Twitter tidak akan pernah bisa diduplikasi.

Menciptakan 95 Juta Postingan

Tampilan Threads, aplikasi terbaru Meta yang disebut-sebut mirip Twitter.
Tampilan Threads, aplikasi terbaru Meta yang disebut-sebut mirip Twitter. (apps.apple.com)

Sejak dirilis, Threads telah menciptakan 95 juta postingan dalam waktu kurang dari 24 jam.

Selain itu, pengguna baru yang telah mendaftar di Threads telah mencapai 30 juta pendaftar baru.

"Wow, 30 juta pendaftar pagi ini. Terasa seperti awal dari sesuatu yang istimewa, tetapi kami memiliki banyak pekerjaan di depan untuk membuat aplikasi ini." tulis Mark Zuckerberg dari akun Threads-nya, zuck, Kamis (6/7/2023).

Baca juga: Baru Dirilis, Aplikasi Threads Pesaing Twitter Telah Diunduh 10 Juta Pengguna di Berbagai Negara

Dikutip dari The Verge, aplikasi Threads ini akan terhubung dengan akun Instagram Anda.

Sehingga dengan begitu, bila Anda ingin menghapus akun Threads, Anda harus menghapus akun Instagram Anda juga.

Aplikasi Threads ini tidak memiliki fitur DM, umpan mengikuti kronologis terbalik, atau integrasi terencana dengan protokol ActivityPub terdesentralisasi.

Meski begitu, dengan data yang sudah diungkapkan Zuckerberg Kamis pagi, menunjukkan aplikasi Threads memiliki masa depan cerah untuk menyaingi Twitter.

Semenjak Elon Musk memberlakukan pembatasan jumlah postingan yang dapat dilihat, banyak dari warganet yang beralih ke aplikasi serupa seperti Threads ini.

Bahkan, aplikasi seperti Mastodon dan Bluesky ikut menikmati dampak beralihnya pengguna Twitter ke aplikasi lain.

Baca juga: Threads Resmi Meluncur, Mark Zuckerberg Bikin Cuitan di Twitter, Unggah Meme Spiderman Saling Tunjuk

Cara Kerja Threads

Dikutip dari The New York Times, Threads diposisikan sebagai aplikasi tempat di mana orang dapat melakukan percakapan publik secara real-time satu sama lain.

Threads juga membantu meningkatkan Instagram, yang merupakan aplikasi marquee dalam rangkaian produk Meta.

Instagram telah mengikat Threads erat dengan dirinya sendiri.

Mereka yang tertarik untuk mendaftar aplikasi baru diharuskan memiliki akun Instagram untuk saat ini.

Bagi yang sudah memiliki akun Instagram, nama pengguna di Threads juga akan sama seperti di Instagram.

Baca juga: Pesaing Twitter, Threads Akhirnya Dirilis, Bisa Diunduh di iOS dan Android

Orang akan dapat langsung mengimpor daftar orang yang mereka ikuti di Instagram ke Threads jika mereka menghendaki.

Pengguna terverifikasi Instagram juga akan diverifikasi di aplikasi baru.

Pengguna dapat mengatur akun Threads mereka menjadi pribadi atau publik.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas