Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

OpenAI Siap Guncang Dunia Browser, Berikut 7 Fakta Browser Terbaru Milik Mereka

Berikut 7 fakta browser terbaru OpenAI, siap mengguncang dunia browser dan berpotensi menyaingi Google Chrome.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: timtribunsolo
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in OpenAI Siap Guncang Dunia Browser, Berikut 7 Fakta Browser Terbaru Milik Mereka
Pexels
AI PALING CERDAS - Ilustrasi ChatGPT yang diunduh dari Pexels pada 10 Juni 2025. Berikut 7 fakta browser terbaru OpenAI, siap mengguncang dunia browser dan berpotensi menyaingi Google Chrome. 

TRIBUNNEWS.COM - OpenAI, perusahaan di balik popularitas ChatGPT, kembali mencuri perhatian dunia teknologi dengan langkah ambisius terbarunya yakni meluncurkan sebuah browser web berbasis Artificial intelligence (AI). 

Browser ini digadang-gadang sebagai pesaing langsung Google Chrome yang selama ini mendominasi pasar global.

Dengan fondasi berbasis chromium dan kemampuan AI yang dapat mengambil alih tugas-tugas pengguna secara otomatis, browser ini diperkirakan akan memberi tekanan besar terhadap dominasi data dan iklan Google.

Berikut 7 fakta dari browser terbaru OpenAI menurut Reuters.

1. Peramban AI Baru dari OpenAI

OpenAI, perusahaan pengembang kecerdasan buatan ternama, dikabarkan tengah bersiap meluncurkan peramban web bertenaga AI yang diproyeksikan menjadi penantang serius bagi hegemoni Google Chrome. 

Menurut tiga sumber yang mengetahui rencana ini, browser tersebut dijadwalkan siap diperkenalkan dalam beberapa minggu mendatang.

2. Integrasi Antarmuka Obrolan ala ChatGPT

Berbeda secara fundamental dari peramban konvensional, peramban baru OpenAI ini akan mengedepankan antarmuka obrolan atau chat interface native yang sangat mirip dengan ChatGPT sebagai pusat pengalaman pengguna. 

Rekomendasi Untuk Anda

Dari konsep tersebut, pengguna bisa langsung berinteraksi melalui chat, bukan lagi klik laman demi laman.

3. Teknologi di Balik Layar Berbasis Chromium

Browser ini dibangun di atas Chromium yaitu kode sumber terbuka milik Google, yang juga menjadi kode sumber milik Chrome, Edge, dan Opera. 

OpenAI memilih membangun sendiri, bukan hanya sekadar plugin, demi memperoleh kontrol penuh atas pengumpulan data pengguna.

4. Agent AI “Operator” yang Bekerja Otomatis

Browser OpenAI akan menyematkan agent AI bernama Operator yang mampu menjalankan tugas secara otomatis.

Baca juga: Beda Pandangan Microsoft dan ChatGPT Soal AI: Satu Bilang Menjanjikan, Satu Bilang Heran

Tugas tersebut seperti mengisi formulir, memesan tiket, hingga melakukan pemesanan atas nama pengguna.

5. Tantangan terhadap Chrome & Dominasi Data

Chrome saat ini menguasai lebih dari dua pertiga pangsa pasar browser global dengan lebih dari 3 miliar pengguna.

Pendapatan iklan Google sangat bergantung pada data pengguna browser ini. 

Dengan 500 juta pengguna aktif ChatGPT per minggu, OpenAI berpotensi menggerus dominasi model bisnis Google.

6. Kompetisi Sengit dari Pesaing AI Browser

Langkah OpenAI mengikuti jejak Perplexity yang memiliki browser sendiri yaitu Comet, serta The Browser Company, dan Brave yang telah meluncurkan browser AI. 

Namun, OpenAI memiliki keunggulan strategis berupa basis pengguna ChatGPT serta dana besar sumber daya keuangan yang kuat, terbukti dari akuisisi io, perusahaan rintisan perangkat AI dari Apple senilai $6,5 miliar atau setara Rp105 triliun, dan tim teknis dari mantan pengembang Chrome.

7. Implikasi Pengawasan Antimonopoli 

Peran Chrome dalam menyediakan informasi pengguna untuk membantu Alphabet menargetkan iklan secara lebih efektif dan menguntungkan telah terbukti berhasil. 

Dari keberhasilan itu, DOJ AS atau Departemen Kehakiman AS, melalui seorang hakim menuntut agar Google divestasi browser milik mereka yaitu Chrome, karena dipandang sebagai monopoli tidak sah dalam pencarian online. 

Meski Google berencana banding, OpenAI bahkan tertarik untuk membeli Chrome jika terjadi divestasi.

(mg/Ahmad Dhonan Rosyidin) (Tribunnews.com)

Penulis adalah peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas