Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Alasan Apple Pilih Google Ketimbang OpenAI untuk Tingkatkan Siri

Kerja sama Apple dan Google untuk AI Siri ternyata terjadi setelah OpenAI menolak tawaran Apple.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Alasan Apple Pilih Google Ketimbang OpenAI untuk Tingkatkan Siri
Apple Insider
GADGET - Logo Apple. Kerja sama Apple dan Google untuk AI Siri ternyata terjadi setelah OpenAI menolak tawaran Apple. 
Ringkasan Berita:
    • OpenAI menolak menjadi penyedia utama AI untuk Apple.
      • Apple memilih Google dan Gemini dengan biaya miliaran dolar.
        • Keputusan ini terkait strategi perangkat dan infrastruktur AI.

 

TRIBUNNEWS.COM - Apple dikabarkan akan membayar Google dengan nilai miliaran dolar untuk mendukung fitur kecerdasan buatan terbaru di iPhone. 

Namun, kerja sama ini ternyata bukan pilihan pertama Apple

Fakta terbaru mengungkap bahwa Apple lebih dulu menawarkan kerja sama tersebut kepada OpenAI, pencipta ChatGPT, sebelum akhirnya beralih ke Google.

Dilansir Phone Arena, OpenAI memutuskan untuk menolak tawaran Apple pada musim gugur tahun lalu. 

Penolakan ini bukan tanpa alasan. OpenAI disebut tidak ingin hanya menjadi “pemain di balik layar” yang menjalankan teknologi AI untuk produk Apple.

Menurut laporan tersebut, OpenAI memilih fokus mengembangkan perangkat keras berbasis AI milik mereka sendiri. 

Rekomendasi Untuk Anda

Langkah ini membuat posisi OpenAI lebih mirip pesaing daripada mitra Apple

Situasi ini semakin menarik karena mantan kepala desain Apple, Jony Ive, kini bekerja sama dengan OpenAI untuk mengembangkan perangkat AI tersebut.

Karena OpenAI menolak, Apple kemudian mengalihkan pilihannya ke Google

Kesepakatan ini berbentuk kontrak komputasi awan, di mana Apple akan menggunakan model AI Gemini milik Google

Nilai kerja samanya diperkirakan mencapai beberapa miliar dolar dalam jangka waktu tertentu.

Baca juga: Apple Bayar Miliaran Dolar ke Google untuk Gemini, OpenAI Tolak Jadi Otak Siri

Alasan Biaya Kerja Sama Sangat Besar

Biaya miliaran dolar ini dinilai masuk akal jika melihat kebutuhan infrastruktur AI saat ini. 

Infrastruktur yang dimaksud mencakup pusat data berskala besar dengan server berdaya tinggi.

Beberapa fakta penting terkait biaya dan strategi Apple:

  • Google, Microsoft, dan Meta menghabiskan ratusan miliar dolar untuk pusat data AI
  • Google sendiri diperkirakan menggelontorkan sekitar 90 miliar dolar tahun ini
  • Apple memilih menyewa infrastruktur Google daripada membangun sendiri

Strategi ini mencerminkan pendekatan “sewa dibanding beli”. 

Dengan menyewa teknologi Google, Apple menghindari risiko membangun pusat data mahal yang bisa cepat usang akibat perkembangan teknologi AI yang sangat cepat.

Kesepakatan ini juga mengingatkan pada kerja sama lama Apple dan Google di bidang mesin pencari. 

Selama ini, Google membayar Apple agar menjadi mesin pencari default di Safari. Kini, aliran dana justru berbalik arah demi memastikan Siri memiliki kemampuan AI yang lebih canggih.

Dampak bagi Apple dan OpenAI

Bagi Apple, langkah ini dinilai menguntungkan karena perusahaan bisa fokus pada pengembangan pengalaman pengguna dan desain perangkat lunak, sementara komputasi AI berat ditangani Google.

Sementara itu, keputusan OpenAI menolak Apple dianggap sebagai taruhan besar. 

Tanpa akses langsung ke ratusan juta pengguna iPhone, OpenAI harus bekerja lebih keras untuk bersaing melalui perangkat AI baru yang masih menjadi misteri.

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas