Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Apple Disebut Sengaja Tunda Peluncuran iPhone 18, Ini Alasannya

Apple disebut sengaja menunda iPhone 18 standar untuk memperpanjang penjualan iPhone 17 dan menekan biaya produksi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Apple Disebut Sengaja Tunda Peluncuran iPhone 18, Ini Alasannya
9to5mac
BOCORAN IPHONE 18 PRO - Apple disebut sengaja menunda iPhone 18 standar untuk memperpanjang penjualan iPhone 17 dan menekan biaya produksi. 
Ringkasan Berita:
  1. Apple dirumorkan sengaja menunda peluncuran iPhone 18 standar.
  2. Strategi ini disebut untuk memperkuat penjualan iPhone 17 di pasar utama.
  3. Bocoran juga menyebut iPhone 18 akan hadir dengan spesifikasi lebih rendah.

TRIBUNNEWS.COM - Apple dikabarkan sengaja menunda peluncuran versi standar iPhone 18 sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan. 

Bocoran terbaru menyebut langkah tersebut dilakukan untuk memperpanjang masa penjualan iPhone 17 sekaligus menekan biaya produksi di tengah persaingan pasar smartphone.

Informasi ini muncul dari leaker bernama Fixed Focus Digital melalui unggahan di Weibo. 

Media teknologi MacRumors yang mempublikasikan laporan tersebut pada 6 Mei 2026 menyebut Apple disebut mengambil keputusan itu secara sengaja, bukan karena keterlambatan teknis biasa.

Menurut bocoran tersebut, iPhone 18 versi standar kemungkinan akan hadir dengan sejumlah penurunan spesifikasi dibanding ekspektasi awal. 

Hal itu disebut berkaitan dengan masalah rantai pasokan global yang masih memengaruhi produksi komponen perangkat elektronik.

Daripada memaksakan peluncuran lebih cepat, Apple disebut memilih memperpanjang siklus produksi iPhone 17 agar perangkat tersebut dapat terus mendominasi pasar kelas menengah premium lebih lama.

Rekomendasi Untuk Anda

Leaker itu menyebut Apple ingin memastikan stok iPhone 17 tersedia dalam jumlah besar untuk menghadapi festival belanja Double 11 di China pada akhir tahun nanti.

Double 11 atau Singles’ Day dikenal sebagai salah satu acara belanja terbesar di dunia dan menjadi momen penting bagi produsen smartphone untuk bersaing merebut pangsa pasar di China.

Menurut Fixed Focus Digital, strategi ini dianggap cukup cerdas karena iPhone 18 yang disebut memiliki spesifikasi lebih rendah akan lebih mudah diterima pasar jika dirilis sekitar 18 bulan setelah iPhone 17.

Dengan cara tersebut, Apple dinilai bisa tetap menjaga penjualan perangkat di kelas harga utama sekaligus mengurangi biaya produksi.

Baca juga: Bocoran iPhone 18 Pro: Enam Fitur Baru Siap Hadir Tahun Ini

Bocoran sebelumnya juga menyebut Apple melakukan beberapa penyesuaian produksi pada iPhone 18 sebagai langkah efisiensi biaya. 

Penurunan spesifikasi disebut terjadi pada sektor layar dan chipset perangkat.

Leaker tersebut bahkan mengklaim Apple mungkin akan mengubah penamaan chip seri A yang digunakan di iPhone 18 agar perubahan spesifikasi tidak terlalu terlihat oleh konsumen.

Selain itu, proses Engineering Validation Testing atau pengujian validasi teknik untuk iPhone 18 dan iPhone 18e disebut dilakukan bersamaan pada Juni mendatang.

Hal ini memunculkan dugaan bahwa kedua perangkat memiliki banyak komponen dan rancangan teknik yang serupa.

Dalam bocoran terbaru, disebut pula bahwa beberapa komponen iPhone 18 dapat dipertukarkan dengan versi lebih murah, yaitu iPhone 18e. 

Ini dianggap menjadi tanda bahwa perbedaan spesifikasi antar model mulai semakin tipis.

Leaker tersebut bahkan menegaskan bahwa keputusan Apple menunda iPhone 18 dan menurunkan spesifikasinya disebut sudah final dan tidak akan berubah.

Saat ini Apple diperkirakan akan merilis iPhone 18, iPhone 18e, dan iPhone Air 2 pada musim semi 2027.

Sementara itu, model premium seperti iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat yang sementara dijuluki “iPhone Ultra” diperkirakan meluncur lebih dulu pada akhir 2026.

Strategi pemisahan jadwal peluncuran antara model Pro dan model standar sebenarnya sudah beberapa kali dirumorkan sejak tahun lalu dan diperkuat oleh sejumlah analis industri.

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas