CEO Apple Tim Cook Dipastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
CEO Apple Tim Cook dipastikan ikut dalam rombongan Presiden Trump saat melakukan kunjungan ke China pekan ini.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Bobby Wiratama
Ringkasan Berita:
- Tim Cook akan ikut mendampingi Presiden Trump ke China.
- Delegasi juga diisi sejumlah CEO perusahaan besar Amerika Serikat.
- Kehadiran Cook dinilai penting setelah isu tarif iPhone sebelumnya.
TRIBUNNEWS.COM - CEO Apple, Tim Cook, dipastikan akan ikut dalam rombongan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kunjungan resmi ke China pekan ini.
Informasi tersebut dilaporkan oleh 9to5Mac pada 11 Mei 2026 dengan mengutip laporan dari The New York Times.
Gedung Putih disebut telah mengonfirmasi bahwa Tim Cook akan menjadi salah satu dari lebih dari selusin CEO perusahaan besar Amerika Serikat yang ikut dalam perjalanan tersebut.
Presiden Trump dijadwalkan meninggalkan Washington pada 12 Mei 2026 dan akan bertemu Presiden China Xi Jinping beberapa hari setelahnya.
Selain Tim Cook, sejumlah pimpinan perusahaan besar lain juga masuk dalam daftar delegasi bisnis yang ikut ke China.
Berikut beberapa CEO yang disebut akan hadir:
- BlackRock – Larry Fink
- Blackstone – Stephen Schwarzman
- Boeing – Kelly Ortberg
- Goldman Sachs – David Solomon
- Qualcomm – Cristiano Amon
Baca juga: Reddit Mulai Blokir Akses Website di Ponsel, Pengguna Dipaksa Pakai Aplikasi
- Tesla – Elon Musk
- Meta – Dina Powell McCormick
- Visa – Ryan McInerney
Sementara itu, CEO Cisco Chuck Robbins sebelumnya masuk daftar awal delegasi, tetapi perusahaan menyatakan ia tidak dapat hadir.
Kehadiran Tim Cook dalam perjalanan ini dinilai cukup penting karena berkaitan dengan hubungan Apple dan pemerintahan Trump dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut laporan tersebut, Trump sempat merasa kecewa ketika Tim Cook tidak menghadiri kunjungan presiden ke Uni Emirat Arab tahun lalu.
Tak lama setelah itu, Trump disebut mengancam akan mengenakan tarif sebesar 25 persen terhadap iPhone yang tidak diproduksi di Amerika Serikat.
Laporan The New York Times menyebut ancaman tersebut diduga berkaitan dengan absennya Cook pada perjalanan sebelumnya.
Karena itu, kehadiran Tim Cook kali ini dianggap dapat membantu menjaga hubungan baik Apple dengan pemerintah Amerika Serikat, terutama di tengah ketegangan perdagangan dan isu produksi perangkat di luar AS.
Selain itu, keikutsertaan Cook juga disebut memperlihatkan komitmen Apple untuk tetap aktif berhubungan dengan pembuat kebijakan di berbagai negara.
Saat ini Apple masih memiliki ketergantungan besar terhadap China, baik untuk rantai pasok produksi maupun pasar penjualan perangkat mereka.
Pertemuan antara delegasi bisnis Amerika Serikat dan pemerintah China diperkirakan akan membahas berbagai isu ekonomi, investasi, teknologi, hingga perdagangan antara kedua negara.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan