Untuk Pertama Kalinya, Apple Pimpin Pasar Smartphone Global
Apple berhasil menjadi merek smartphone nomor satu dunia pada kuartal pertama 2026 berkat kuatnya penjualan iPhone 17.
Penulis:
Widya Lisfianti
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Apple memimpin pasar smartphone global dengan pangsa 21 persen pada kuartal I 2026.
- Kesuksesan Apple didorong oleh tingginya permintaan seri iPhone 17.
- Krisis memori chip diprediksi masih memengaruhi industri smartphone hingga 2027.
TRIBUNNEWS.COM - Apple berhasil mencatat sejarah baru di industri smartphone global.
Untuk pertama kalinya, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu menduduki posisi teratas pasar smartphone dunia pada kuartal pertama tahun 2026.
Berdasarkan data terbaru dari Counterpoint Research, Apple menguasai sekitar 21 persen pengiriman smartphone global selama periode Januari hingga Maret 2026.
Dikutip dari Mac Rumors, angka tersebut tumbuh 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pencapaian ini menjadi perhatian besar karena pasar smartphone secara keseluruhan justru mengalami penurunan sekitar 3 persen secara tahunan.
Meski kondisi industri sedang melemah, Apple tetap mampu meningkatkan pengiriman perangkatnya secara signifikan.
Di posisi kedua terdapat Samsung dengan pangsa pasar yang sama, yakni 21 persen. Namun, pengiriman smartphone Samsung tercatat relatif stagnan dibanding tahun sebelumnya.
Sementara itu, Xiaomi berada di posisi ketiga dengan pangsa pasar 12 persen, disusul OPPO sebesar 10 persen dan vivo sebesar 7 persen.
Counterpoint juga mencatat bahwa Xiaomi mengalami penurunan pengiriman hingga 19 persen secara tahunan.
OPPO turun 4 persen, sedangkan vivo melemah sekitar 2 persen.
Kesuksesan Apple tidak lepas dari tingginya minat konsumen terhadap seri iPhone 17.
Baca juga: 15 Produk Apple yang akan Rilis Akhir 2026, Ini Daftarnya
Sebelumnya, Counterpoint Research juga menyebut iPhone 17 sebagai smartphone terlaris di dunia pada kuartal pertama 2026.
Bahkan, seri iPhone 17 berhasil menguasai tiga posisi teratas dalam daftar penjualan ponsel global milik perusahaan riset tersebut.
CEO Apple, Tim Cook, dalam laporan pendapatan perusahaan pada 30 April lalu mengatakan bahwa lini iPhone 17 menjadi produk iPhone paling populer sepanjang sejarah Apple.
Selain faktor penjualan iPhone 17 yang tinggi, Counterpoint menilai keberhasilan Apple juga dipengaruhi strategi manajemen rantai pasokan yang lebih baik dibanding para pesaingnya.
Penjualan Apple di pasar Tiongkok juga disebut mengalami peningkatan.
Apple dinilai mampu mempertahankan harga premium produknya sekaligus menjaga margin keuntungan di tengah krisis pasokan chip memori global.
Situasi ini membuat Apple lebih siap menghadapi kekurangan komponen dibanding produsen smartphone lain.
Saat ini, industri smartphone dunia masih menghadapi kelangkaan memori DRAM dan NAND.
Produsen chip diketahui lebih memprioritaskan kebutuhan pusat data kecerdasan buatan atau AI dibanding industri smartphone.
Tim Cook juga mengingatkan bahwa kenaikan biaya komponen dan krisis memori diperkirakan masih akan berdampak pada Apple hingga akhir tahun 2026.
Counterpoint bahkan memprediksi kondisi tersebut bisa terus berlanjut sampai akhir 2027.
(Tribunnews.com/Widya)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.