Sensasi Asam Pedas Sambal Seruit Khas Lampung di RM Cikwo
RM Cikwo, sajikan penganan khas Lampung.
Editor: Mohamad Yoenus
Bagi masyarakat Lampung, menikmati sensasi seruit di sini dijamin bisa mengobati kerinduannya dengan kampung halaman.
Selain seruit dengan aneka sajian ikannya, RM Cikwo juga menampilkan makanan khas Lampung lain yang tidak kalah lezatnya.
Sebut saja di antaranya, Taboh Iwa Tapa Semalam, Pandap, Serbat Kwenii, dan puluhan makanan tradisional lainnya.
Tidak hanya itu, ada pula pilihan varian makanan nusantara hingga menu western yang ditawarkan di lokasi ini.
Mengusung tagline "Singgah Pay, Cecas Pay, Pasti Ketagehan", tempat kuliner asli Lampung Pesisir ini dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung kenyamanan konsumen.
Seperti ruang ber-AC, musala, free wifi, dan menyediakan pilihan snack atau oleh-oleh khas Lampung. untuk informasi jelasnya, bisa menghubungi 0812-7327-6777.
Taboh Iwa Tapa Semalam
Kuliner khas Lampung memang tidak bisa dipisahkan dari makanan berunsur ikan-ikanan air tawar.
Salah satunya, penganan berjuluk Taboh Iwa Tapa Semalam yang ditampilkan dalam menu kuliner andalan RM Cikwo.
Sajian Taboh Iwa Tapa Semalam.
Isna menjelaskan, makanan satu ini adalah olahan dari jenis ikan nila utuh yang di asap, atau masyarakat lebih mengenalnya dengan ikan asap.
Untuk ukuran ikannya, setiap porsinya sengaja dipilah minimal seberat dua ons besarnya.
"Secara teknis, ikan nila diasap selama 24 jam, atau sesuai dengan sebutannya dalam bahasa Lampung iwa tapa semalam. Adapun istilah taboh (gurih), berasal dari paduan sayuran kepayang (kluwek) dan kuah santan sebagai campuran kuahnya," ujar Isna.
Untuk mempercantik tampilan kuliner ini, si empu rumah makan sengaja memberikan topping berupa potongan tomat dan daun kemangi di bagian permukaannya.
Adapun cita rasanya, identik gurih pedas dengan aroma wangi ikan asap yang menggugah selera makan.