Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Warung Kupi Biji Mas, Belitung, Tetap Setia dengan Konsep Tempo Doloe

Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim dicap sebutan "Negeri 1001 Warung Kopi". Bagi yang pernah berkunjung ke Manggar, tagline itu bukan isapan jempol

Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Warung Kupi Biji Mas, Belitung, Tetap Setia dengan Konsep Tempo Doloe
Bangka Pos/Dedy
Warung Kopi Biji Mas di Belitung. 

Laporan wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

TRIBUNNEWS.COM, BELITUNG - Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim dicap sebutan "Negeri 1001 Warung Kopi".

Bagi yang pernah berkunjung ke Manggar, tagline itu bukan isapan jempol belaka.

warkop
Warung Kopi Biji Mas, Belitung.  (Bangka Pos/Dedy)

Sebab di sisi kanan-kiri jalan raya dapat dengan mudah ditemui warung-warung kopi. Satu di antaranya adalah Warung Kupi Biji Mas.

Terletak di bilangan Jalan Raya Padang, Warung Kupi Biji Mas dapat ditemui di sisi kiri jalan menuju arah Pasar Lipat Kajang, Manggar.

Warung kopi ini terlihat berbeda dengan warkop kebanyakan di Manggar.

Si pemilik adalah Alam Widodo (37). Sejak 2013, dia menyewa rumah warga yang dipugar dan dijadikan warung kopi berkonsep tempo dulu.

Berita Rekomendasi

Kata dia, rumah tersebut masih terhitung bangunan asli kecuali tambahan atap pada sisi kanan rumah tersebut.

Hampir seluruh dindingnya adalah papan yang dicat dengan dominasi warna biru muda. Sebagian jendela dicat merah, sebagian lagi coklat.

Tirainya bermotif dan berwarna merah dengan gradasi pudar termakan usia.

Dua buah lampu minyak dan tudung saji berwarna merah menyambut pengunjung di pintu masuk.

Jangan tertipu dengan lampu minyaknya, karena lampu menyala bukan karena minyak tanahnya, melainkan karena bohlam listrik di dalamnya. Lampu ini sudah dimodifikasi.

Berada di dalam Warung Kupi Biji Mas seperti terjebak dalam perbedaan waktu; masa lalu dan saat ini.

"Yang beda mungkin konsep, desain, kemudian temanya, dan produk. Temanya tempo dulu, saya mengusung kebudayaan dan produk-produk UKM (usaha kecil dan menengah)," kata Alam.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas