Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Travel Story

Mengintip Isi Museum Erotis di Barcelona: Ada Lukisan, Film hingga Fakta yang Mengejutkan

Di ujung jalan, sebagai pamungkas, disajikan aneka fakta menarik terkait soal seksualitas yang lumayan mengejutkan.

Mengintip Isi Museum Erotis di Barcelona: Ada Lukisan, Film hingga Fakta yang Mengejutkan
Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Seorang wanita pegawai Museum Erotis berdandan ala aktris Marilyn Monroe. Dari sebuah balkon, ia menyapa dan mengajak orang-orang yang berlalu lalang di jalan La Rambla agar berkunjung. 

Warnanya cuma hitam putih karena berasal dari tahun-tahun awal abad ke-20, serta akhir abad ke-19.

Meski demikian, pose para model pria dan wanita -entah siapa mereka- tanpa busana di dalamnya tak kalah heboh dibanding foto porno modern.

Di sebuah ruangan kecil yang berdekatan terdapat sebuah area khusus untuk menayangkan video porno koleksi raja Spanyol, Alfonso XIII, yang hidup pada tahun 1886-1931.


Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Koleksi film porno hitam-putih milik raja Alfonso XIII dari Spanyol dipamerkan dalam ruangan khusus. Lengkap dengan silsilah keluarga kerajaan

Pada awal kelahiran sinema pun, dunia rupanya sudah mengenal film erotis.

Bentuknya? Hitam putih, tentu saja, pun tanpa suara, hanya musik latar yang sepintas terdengar mirip lagu jenaka dari seri film Charlie Chaplin.

Bayangkan menonton film bisu dari era itu, tetapi adegannya vulgar dan tanpa kata-kata narasi karena isinya sudah jelas dan bisa dicerna siapapun yang sudah dewasa.

Layaknya film serupa di jaman yang lebih modern, plot hanya berfungsi sebagai pengantar saja, sekedar basa-basi.

Sang raja, Alfonso XIII, konon juga merangkap sebagai produser film porno pertama di Spanyol yang sekaligus menandai dimulainya era pornografi gambar bergerak di negeri itu.

Gurita Jepang, Kama Sutra, dan Sadomasochist

Ruangan-ruangan berikutnya berisi gambaran seksualitas manusia dari era yang lebih antik, dalam bentuk sejumlah artifak dan lukisan.

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas