Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bupati Hugua di Wakatobi Dapat Apresiasi dari Menpar Karena Kembangkan Pariwisata

Bupati Wakatobi, Hugua, rupanya terinspirasi dari budaya shoping yang biasa mewabah di tanggal muda, seperti sekarang

Bupati Hugua di Wakatobi Dapat Apresiasi dari Menpar Karena Kembangkan Pariwisata
sultralive.com
Bupati Hugua i 

Hutan Lambusango sudah punya pamor di kalangan intelektual kampus di Inggris dan Eropa. Kab Buton dari Pulau Wangi Wangi hanya 45-60 menit dengan speed boat.

Begitu pun dengan Baubau, yang juga berada di Pulau Buton, yang memiliki destinasi budaya, Kota Tua, punya benteng peninggalan Kasultanan Buton abad ke-16 yang masih utuh, di atas bukit, dan bisa leluasa mellihat teluk tempat lalulintas kapal.

Di Buton Tengah ada objek wisata goa-goa, sebutannya Kota 1000 Goa. Lalu Buton Utara ada Hutan Ereke. Kab Muna punya jati terbesar di dunia. Daratan Kendari punya pantai, mangrove, taman nasional Rawa Aopa, air terjun Anoa dan binatang endemic lainnya.

“Kalau ini digabungkan ke dalam koordinasi Badan Otorita, maka kami berjualan lebih banyak, untuk single destination,” jelas Hugua yang cocok dengan konsep single destination, single management, ditambah lagi multi attractions.

BOP tidak lagi hanya menonjolkan satu daerah saja. Tidak hanya berjuang sendiri dengan pariwisata. Tetapi banyak kawan, banyak tempat wisata dan disupport oleh Kemenpar.

“Ini adalah mimpi kami sejak lama. Kami dengan bergerak sendiri saja sudah menancapkan image besar Wakatobi. Apalagi didorong bersama-sama,” papar dia.

Wakatobi berdasarkan UU No 29/2003 bulan Desember 2003 ditetapkan sebagai kabupaten, terpisah dari Buton. Luas areanya, 1,4 juta hektar, dengan 97% laut dan  hanya 3 persen luas daratannya.

Dari 142 pulau, hanya 7 pulau yang berpenghuni, dengan total jumlah penduduk hanya 112.000. Tidak besar memang, tetapi kaya dengan biodiversity di bawah lautnya.

“Surganya diving ya di tempat kami ini, Wakatobi,” jelas Hugua.

Hugua yang berlatar belakang NGO itu menjelaskan, Wakatobi adalah the heart of triangle, pusat dari segitiga the most diverse ecological complex on the world. Pertama, Wakatobi pusat beraneka ragam coral terbanyak di dunia, lalu Amazon, dan Congo Basin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
berita POPULER
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas