Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bupati Hugua di Wakatobi Dapat Apresiasi dari Menpar Karena Kembangkan Pariwisata

Bupati Wakatobi, Hugua, rupanya terinspirasi dari budaya shoping yang biasa mewabah di tanggal muda, seperti sekarang

Bupati Hugua di Wakatobi Dapat Apresiasi dari Menpar Karena Kembangkan Pariwisata
sultralive.com
Bupati Hugua i 

“Kami punya keanekaragaman hayati di bawah laut terbesar di dunia, 750 macam species coral, 942 ikan, di kawasan 118.000 hektar. Kaledupa punya atol (pulau karang) terpanjang tanpa putus, 48 kilometer. Terpanjang di dunia,” kata Hugua.

Bandingkan dengan species Carribian 50 species, lalu Red Sea (Laut Merah) 300 species. Wakatobi lebih dari 750 species, dari total 850 species coral di dunia. Sumbernya Operation Wallacea, bukan mengarang sendiri.

“Wakatobi juga sudah ditetapkan sebagai cagar biosfer bumi melalui siding MAB ke 24 di UNESCO, Paris, Juli 2012 lalu. Karena itu, sejak dulu kami sudah menetapkan, leading sectornya adalah ecotourism, berbasis marine and fisheries. Tagline kami: Underwater Paradise at The Center of Coral Triangle di tahun 2016 ini,” ungkap dia.

Menpar Arief Yahya benar-benar surprise dengan prestasi dan reputasi yang sudah dibangun Bupati Hugua di Wakatobi. Kabupaten dengan 118 ribu orang itu pertumbuhan ekonominya sangat bagus, 13,67 persen, dengan income per capita 5,6 juta.

Penurunan angka pengangguran dari 10,6 persen menjadi 5,28 persen. Begitupun penurunan angka kemiskinan juga signifikan, dari 24,56 persen menjadi 17,58 persen.

“Pariwisata membuktikan, bisa dijadikan leading sector,” ujar Arief Yahya.

Seperti Singapore, kata Arief Yahya, yang rela dan mulai menjual paket two countries, single destination. Mereka promosi Singapore-Batam-Bintan. Man made, belanja, atmosfer kemajuan teknologi mereka dapatkan dari Singapore, sedangkan alam atau nature diperoleh di Batam-Bintan.

Singapore tidak pernah rugi menjual Bintan dan Batam? Banyak pasar yang inginnya ke Batam Bintan, tetapi karena akses terbatas, dan problem administrasi, mereka memilih transit di Singapore.

Ingat juga, lanjut dia, wisman yang ke Indonesia itu motivasi utamanya menyaksikan culture 60 persen, nature atau alam 35 persen, sisanya 5 persen yang dibuat orang.

"Karena itu Wakatobi bisa menjadi pendorong bagi kabupaten lain, dan kabupaten lain bisa mengisi kelemahan Wakatobi. Inilah yang sering saya sebut Cooperative Strategi, dalam 3C --competitive, comparative, cooperative-- itu," jelas Arief Yahya.

Halaman
1234
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas